Tips Wawancara Kerja Supaya Santai Tapi Terlihat Profesional

Tips Wawancara Kerja Supaya Santai Tapi Terlihat Profesional

Dipanggil untuk wawancara merupakan hal yang paling dinanti oleh para pencari kerja. Artinya, hampir selangkah lagi posisi yang dilamar akan dimiliki. Sayangnya, justru saat wawancara ini banyak orang gagal. Seringnya karena mereka gugup sehingga tidak mampu menjawab pertanyaan atau malah menunjukkan sikap yang tidak semestinya. Supaya hal ini tidak terjadi, temukan tips wawancara kerja pada artikel ini.

Sebelumnya, perlu dipahami dulu bahwa sesi wawancara ini adalah ajang sebuah perusahaan untuk mengetahui lebih lanjut tentang diri seseorang. Jadi sebenarnya tidak ada hal yang harus ditakutkan. Simak tips wawancara kerja berikut supaya bebas dari kegugupan sehingga semuanya berjalan lancar menurut madu-bl.com:

1. Siapkan Berkas atau Portofolio

Kini beberapa perusahaan sudah jarang meminta seseorang membawa CV yang telah dicetak tapi tak ada salahnya mempersiapkan ini sejak awal. Adapun sejumlah posisi diharuskan menyertakan portofolio calon pegawai. Kalau memang ini menjadi persyaratannya, bawa saja supaya lebih mudah menjelaskan tentang keahlian yang dimiliki.

2. Berpakaian Sesuai Culture Perusahaan

Tidak semua perusahaan mengharuskan seseorang memakai kemeja, dasi, celana atau rok bahan, serta blazer. Jaman sekarang banyak kantor yang pakaian kerjanya casual. Supaya bisa menyatu dengan atmosfir perusahaan, maka sesuaikan pakaian dengan culture mereka. Oleh sebab itu, penting untuk cari tahu tentang budaya kerja dan lingkungan perusahaan yang dituju.

3. Pertahankan Eye Contact dan Tersenyumlah

Wujud profesionalitas bisa dilihat saat seseorang berbicara eye-to-eye. Mempertahankan eye contact bukan berarti menantang. Sebaliknya, ini adalah bentuk perhatian penuh terhadap lawan bicara dan sikap memperhatikan. Supaya memberikan kesan baik, maka tersenyumlah dan beri tatapan ramah kepada si pewawancara.

4. Duduk yang Relax

Tahukah bahwa posisi duduk kerap menentukan seseorang lolos wawancara kerja atau tidak? Tak jarang mereka yang duduknya terlalu santai dianggap tidak menghargai atau terlalu tegak jadinya terlihat kaku. Duduklah dengan santai namun posisinya profesional. Posisikan tubuh tegak namun agak condong sedikit ke depan untuk memberikan perhatian penuh terhadap sesi wawancara.

5. Jabat Tangan dengan Tegas

Awali dan akhiri sesi wawancara dengan berjabat tangan. Sikap ini tak hanya menunjukkan profesionalitas, tetapi juga bentuk keterbukaan terhadap lawan bicara. Jabat tangan mereka dengan genggaman yang tegas namun tidak terlalu kencang. Jangan lupa, pertahankan eye contact, berikan senyum ramah, dan ucapkan “terima kasih”, “selamat pagi”, atau “selamat siang”.
Lakukan seluruh tips wawancara kerja di atas sebagai bentuk sikap positif. Kalau perlu latihan dulu sebelum berangkat agar saat di tempat semuanya tampak alami. Sebab tak jarang kegugupan membuat semua persiapan menjadi berantakan.

Post Comment