Kota Bengkulu

Wawali: Kota Bengkulu Sudah Dikepung Tuak & Maksiat!

CamkohaNews – Wakil walikota Bengkulu Dedy wahyudi pada Jumat pagi hingga siang (2/11) kembali memimpin rapat persiapan penertiban kawasan pantai panjang diruang pribadinya. Rapat ini dihadiri para kepala opd terkait dan unsur Camat dan Lurah.

Dalam rapat terbatas ini Wawali menilai Kota Bengkuku sudah dikepung dengan peredaran tuak dan tempat maksiat, karenanya pemerintah kota tidak boleh kalah dengan Praktek dunia haram tersebut.

Wawali memastikan pihaknya akan memeberantas semua bentuk penyakit masyarakat tersebut.

Penertiban akan dimulai dari kawasan Pasir Putih Pantai Panjang yang dirancang akan dimulai pada sabtu malam ini.

Selama ini izin kuliner disinyalir kerap disalahgunakan pedagang tersebut untuk membuka warung remang yang menjual tuak, miras hingga dugaan sebagai tempat prostitusi terselubung.

Wawali dalam laporan yang disampaikan kepadanya juga mendapati beberapa bisnis haram ini diduga dibackap oknum aparat hingga pejabat di pemerintah kota.

Karenanya wawali berkomitmen akan menelusuri kebenaran kabar ini dan akan menindaklanjutinya.

Wawali juga berencana akan berkordinasi dengan Kapolres dan Dandim untuk melibatkan unsur Kepolisian dan TNI dalam penertiban ini.

Selain itu Pihak camat dan Lurah diberikan tugas untuk mengkordinir perangkat RT setempat dan masyarakat guna bersama-sama melakukan penertiban di kawasan tempat maksiat tersebut.

Verdi Dwiansyah

Most Popular

To Top