Berita Utama

Warga Bengkulu Terlibat Sindikat Penipuan Internasional

CamkohaNews – Wanita kelahiran Kota Bengkulu berinisial HA, warga jalan Halmahera Kelurahan Surabaya Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu, ditangkap tim cyber Polda Sulawesi Selatan. Wanita kelahiran 8 juni 1983 itu terlibat kasus penipuan online sindikat internasional. Modusnya investasi mata uang asing, namun rekannya ERNEST B JOHSON alias hiko, warga negara Nigeria belum berhasil dibekuk karena sudah kabur ke negara asalnya.

Dijelaskan Kabid Humas Polda Sulsel KOMBES POL DICKY SONDANI, SIK, M.H melalui press rilis, tersangka HA ditangkap di Jakarta setelah penyelidikan subdit Siber Reskrimsus Polda Sulsel, atas laporan korban marthijus musu, yang tertipu oleh pelaku sebesar RP 640 Juta. Barang bukti yang berhasil disita dari tersangka ini berupa 11 unit HP, 1 unit Laptop, uang tunai Rp 20 juta, 16 buku tabungan berbagai bank, 4 lembar uang kertas dollar pecahan 100 USD, dan 2 kartu ATM.

“Modusnya itu ya menawarkan investasi kepada korban, kemudian pelaku lain menghubungi korban dan meminta uang jaminan sebagai pajak, anehya permintaan pelaku ini selalu dituruti korban, sampai 10 kali transfer dengan nominal dan bank berbeda”. Ujar Kombes Pol Dicky Sondany yang juga putra daerah Bengkulu tersebut.

Diceritakan alumni SMA Negeri 2 Bengkulu ini, modus penipuan yang dijalankan pelaku berawal pada bulan oktober 2018, pelaku melalui akun facebook ERNEST B JOHSON (WNA) alias CHIKO, menginvite korban melalui akun FB dan berkenalan dengan korban. Setelah berkomunikasi, pelaku mengatakan berniat menginvestasikan uang kepada korban senilai 1,2 juta dollar Amerika. Pelaku menyampaikan uang akan dikirim ke alamat korban.

Beberapa hari kemudian, korban dihubungi oleh beberapa orang yang berbeda mengaku bernama TUTI HARIYANI, MARIA, dan JENIEVA PUTRI ANGRENI. Kepada korban, mereka meminta dana awal untuk pajak dan uang administrasi. Sehingga korban mentransferkan uang berkali kali ke rek Bank yg berbeda dengan total Rp 640 juta.

Tersangka HA dijerat Pasal 28 ayat (1) jo Pasal 36 jo Pasal 51 ayat (2) dan atau Pasal 35 jo Pasal 51 ayat (1) UU RI No 19 thn 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 thn 2008 tentang ITE jo psl 55 KUHP. Dengan ancaman diatas 4 tahun penjara dan denda satu miliar rupiah.

Aliantoro

Berita Terkini

To Top