Pekaro

Waduh! Bidan Cantik ini Nyaris Diperkosa

Korban menunjukkan kedua tangannya yang terluka.

CamkohaNews – Nahas dialami Puspita Sari (28) salah seorang bidan PTT yang telah diangkat PNS dan bertugas di Desa Padang Peri Kecamatan Semidang Alas Maras sejak 4 tahun terakhir.

Pasalnya bidan yang masih berstatus gadis atau belum menikah ini, tinggal di Puskesmas Pembantu Desa Padang Peri Kecamatan Semidang Alas Maras seorang diri, disantroni seorang pelaku yang diduga mencoba melakukan aksi percobaan pemerkosaan, pada Jumat (19/10) pagi dini hari sekitar pukul 03.00 wib.

Dari olah tkp, anggota Polsek Semidang Alas Maras menemukan jejak pelaku yang masuk melalui masuk samping rumah dengan menggunakan tangga yang terbuat dari pohon pinang.

Pelaku yang menggunakan zebo atau penutup kepala, berhasil naik ke ventilasi kemudian turun di kamar mandi, lalu pelaku mematikan lampu diruang tengah dan langsung masuk ke kamar korban.

Saat berada didalam kamar korban, pelaku membekap mulut korban, namun korban yang terbangun dan berusaha memberontak membuat pelaku langsung panik dan menghunus senjata tajam ke arah korban. Karena ditangkis dan ditendang korban mengenai senjata tajam pelaku, kedua tangan korban, serta kaki sebelah kanan mengalami luka robek.

Pelaku setelah membacok korban, langsung kabur melarikan diri melalui pintu dapur, sedangkan korban berupaya berjalan meminta pertolongan para tetangganya bernama Hilda (35), sebelum akhirnya dilarikan ke Puskesmas Kembang Mumpo untuk mendapatkan pertolongan medis.

“awalnya saya terbangun, tapi dari arah belakang pelaku sudah mau membekap saya, saya kemudian menangkis pisau pelaku dan berteriak minta tolong, pelaku langsung kabur lewat pintu dapur”, terang Puspita Sari.

Kapolsek Semidang Alas Maras Iptu Sukari, SE menegaskan, kasus ini tengah ditindaklanjuti Polsek Semidang Alas Maras, dengan mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa tangga batang pinang dan kain yang dibawa pelaku, serta alat petunjuk berupa keterangan para saksi. Kuat dugaan, pelaku tidak lain adalah warga yang berdomisili disekitar kediaman korban.

“kasus ini sedang kami dalami, sejumlah saksi korban sedang kami mintai keterangannya, tidak menutup kemungkinan pelaku masih diseputaran kediaman korban”, tegas Iptu Sukari.

(Hari Adiyono)

Most Popular

To Top