Bengkulu Utara

Tim KLH & Polda Ambil Sampel Air Laut Ketahun

Tim Gabungan Polda Bengkulu dan Kementerian Lingkungan Hidup saat akan mengambil sampel di Laut Ketahun.

CamkohaNews – Penyidik Subdit Tipidter Reskrimsus Polda Bengkulu dan Tim pusat sarana pengendalian lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia, akhirnya melakukan pengambilan sampel air laut dan air sungai serta sedimen laut dan sedimen di muara Sungai Ketahun.

Hal ini dilakukan untuk melakukan uji baku mutu, atas adanya dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan pihak PT Injatama karena telah membuang 500 ton batu bara ke laut desa Pasar Ketahun.

Dalam proses pengambilan sampel untuk diuji ke laboratorium lingkungan hidup ini, penyidik mengambil 9 liter air laut di dua titik, yakni di lokasi penumpahan batu bara dan di lokasi lain. Sementara di Sungai Ketahun diambil 9 liter air sungai sebelum stock fille dan setelah stock fille milik PT. Injatama.

Ditanya terkait temuan sementara saat pengambilan sampel untuk diuji tersebut, Kanit 1 Subdit Tipidter Polda Bengkulu, Kompol Reza Ramadianshah mengakui ada semacam bongkahan yang didapat dari dasar sungai dan dasar sungai.

Namun belum dipastikan apakah bongkahan tersebut adalah batu bara atau bukan, karena masih harus menunggu proses penelitian labor terlebih dahulu.

“Iyaa kita belum tahu bongkahan itu apa, masih harus nunggu hasil lab dulu,,, waktunya belum bisa ditentukan kapan selesainya, yang jelas sampel yang kita ambil kemaren sudah dibawa ke laboratorium milik Kementerian Lingkungan Hidup.” ujar perwira yang sebelumnya sempat menjadi Kapolsek Ratu Samban Kota Bengkulu ini.

Ditambahkan Reza, proses hukum kasus ini pun terus berjalan. Setelah sebelumnya memeriksa direktur PT injatama yang dimintai keterangan sebagai pemilik kapal pengangkut batu bara tersebut, pihaknya juga terus memeriksa sejumlah saksi lain, termasuk orang yang merekam kejadian.

(Aliantoro)

Berita Terkini

To Top