Berita Utama

Tewas Terjepit, Jasad Sopir Berhasil Dievakuasi

CamkohaNews – Setelah 3 jam dilakukan proses evakuasi yang dilakukan warga dan pihak kepolisian, jasad korban bernama Susanto (42) warga Desa Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo akhirnya berhasil dievakuasi pada Minggu (23/12) dini hari sekitar pukul 03.15 wib.

Jenazah kemudian langsung diangkut beramai-ramai oleh warga dan aparat, untuk dibawa ke rumah duka dengan mobil pihak anggota keluarga yang sebelumnya menanti proses evakuasi.

Jerit tangis keluarga korban, sempat mewarnai saat jenazah digotong beramai-ramai oleh warga menuju ke mobil pick up milik salah seorang anggota keluarga korban.

Sementara itu, dari sejumlah saksi mata mengatakan kronologis kejadian nahas ini terjadi, diduga korban bernama Susanto (42) warga Desa Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo ketika membawa truk bermuatan TBS sawit sebanyak 10 ton, tidak mengetahui kondisi badan jalan yang sudah terputus akibat amblas saat melintas dijalan yang menurun.

Pada saat menurun, korban berusaha menambah kecepatan, agar truk sarat muatan sawit mampu menanjak. Namun nahasnya, saat cuaca sedang diguyur hujan diduga korban tidak melihat kondisi jalan yang sudah amblas, hingga akhirnya truk korban menyungsep dan menabrak dinding jalan yang longsor, sebelum akhirnya korban terjepit timbunan longsor serta muatan tandan sawit berhamburan ke arah depan jalan.

“saya tadi pas lewat, kondisi sopir kritis sebelum akhirnya tanah diatasnya ambrol menutupi bagian depan truk”, terang Sukarno.

Menurut pemilik truk Suradi (40) warga Desa Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo, almarhum Susanto sudah lama ikut bekerja dengannya sebagai sopir truk. Rencananya sebelum kejadian, sopir truk hendak mengantar TBS sawit ke Pabrik CPO PT Agrindo Indah Persada yang terletak di Desa Tumbuan Kecamatan Lubuk Sandi.

“iya mas, kalau almarhum sudah lama kerja ikut saya, rencananya sawit tadi mau diantar ke pabrik di Desa Tumbuan”, ucap Suradi.

Sementara itu, berselang 10 menit kemudian alat berat eksavator dari Kelurahan Talang Dantuk Kecamatan Seluma didatangkan rekan korban untuk membantu truk yang masih berada di longsoran tanah yang amblas.

Dari pantauan tim RBTV, belum adanya rambu peringatan dari kedua arah jalan pasca kejadian, baik dari arah simpang 4 Kelurahan Talang Saling menuju ke arah Kompleks perumahan perwira Kodim 0425/ Seluma, dinilai sangat membahayakan bagi para pengguna jalan lainnya yang belum mengetahui kondisi jalan yang terputus akibat longsor, terlebih pada malam hari karena jauh dari pemukiman penduduk.

(Hari Adiyono)

Berita Terkini

To Top