Bengkulu Utara

Sudah 45 Warga Terjangkit Rubella

CamkohaNews – Penyakit Rubella atau yang dikenal campak Jerman di Indonesia, saat ini sudah memasuki kondisi darurat.

Rubella sendiri merupakan penyakit menular atau infeksi virus, yang biasanya ditandai dengan ruam merah berbentuk bintik-bintik pada kulit.

Dinas Kesehatan Bengkulu Utara telah merilis data Balitbangkes,yang menyebut Bengkulu Utara merupakan daerah rawan virus Rubella.

Warga Bengkulu Utara yang positif terjangkit virus Rubella, saat ini sudah sebanyak 45 orang.

Jumlah ini meningkat drastis dari tahun sebelumnya, yang hanya 3 orang. Namun Dinkes memastikan seluruh warga yang terjangkit ini, sudah mendapatkan perawatan dan penanganan serius dari Puskesmas dan dinyatakan aman.

Kabid Pencegahan & Pengendalian Dinkes Bengkulu Utara, Ujang Ismail, menegaskan untuk mencegah menyebarnya virus Rubella, Pemerintah Kabupaten terus gencar melakukan vaksinasi Rubella bagi anak-anak usia 9 hingga 15 tahun.

Realisasi vaksinasi MR di Bengkulu Utara, saat ini diklaim sudah mencapai 79,15 % dari 17 kecamatan yang ada. Mirisnya persentase terkecil justru ada di Kecamatan Argamakmur, yang merupakan wilayah Ibukota Kabupaten.

Ujang berharap masyarakat tidak termakan isu yang berkembang di media sosial saat ini, karena dipastikan  100% vaksin MR aman digunakan.

Petugas Dinkes Bengkulu Utara saat memberikan vaksin MR ke anak Bupati Bengkulu Utara.

“Saat ini Dinas Kesehatan Bengkulu Utara, juga telah memberikan vaksin tersebut kepada keluarga Bupati Mian, untuk menyakinkan masyarakat bahwa vaksin MR aman dan tidak berbahaya,” pungkasnya.

Dwi Nurbansyah

Most Popular

To Top