Berita Utama

Selain Jembrana, MCF Juga Mulai Resahkan Peternak

Petugas saat memberikan vitamin ke sapi-sapi milik warga untuk mencegah meluasnya serangan virus Jembrana.

CamkohaNews – Petugas kesehatan hewan Dinas Pertanian Seluma tak hanya disibukan dengan virus Jembrana yang menyerang ternak warga Desa Talang Prapat dan Desa Purbosari Kecamatan Seluma Barat.

Namun di Desa Penago Baru Kecamatan Ilir Talo kini, ternak sapi warga juga banyak terserang penyakit Mallignant Cattarrhal Fever (MCF) atau sering biasa disebut penyakit ingusan.

Penyakit MCF di Desa Penago Baru ini telah menyebabkan 2 ekor sapi warga meregang nyawa,  dan 7 ekor lainnya telah ditangani dokter hewan.

Menurut drh. David Peterolele dan drh. Putri para petugas kesehatan Hewan di Dinas Pertanian Seluma, ingusan atau MCF ini merupakan penyakit menular yang menyerang sistem pernafasan.

Penyakit ini bersifat akut yang dapat menimbulkan kematian pada sebagian besar sapi bali yang diternak warga.

Penyebab utama penyakit ingusan ini, lantaran peternak sapi bali menggabungkan atau kandang berdekatan dengan kandang kambing.

Oleh sebab itu, dianjurkan peternak sapi bali untuk menjauhkan lokasi peternakannya dengan kambing, karena rentan terhadap penyakit ingusan meski telah berjarak 5 km antara kandang sapi dengan kandang kambing yang memicu virus Caprine Herpesvirus-2.

Gejala umum penyakit ingusan Malignant Catarrhal Fever ini biasanya demam tinggi diatas 41 derajat celcius, keluar cairan ingus dari hidung dan mata, kesulitan dalam bernafas, depresi dengan menunjukan perilaku agresif, gemetaran, nafsu makan menurun, dan sering sembelit di area anus.

Pemberian vaksin MCF adalah salah satu cara untuk menurunkan gejala klinis, karena sifat penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya setelah melewati masa gejala klinis.

(Hari Adiyono)

Berita Terkini

To Top