Politik

Rosdi : Jika Usulan Dapil 2 Dipecah, Perlu Diuji Publik!

Suasana rapat yang alot terkait penataan Dapil yang digelar KPU Seluma, di aula Hotel Arnanda Tais pada Rabu (20/12) siang.

CamkohaNews – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Seluma, Rabu (20/12) pagi menggelar rapat koordinasi terkait penataan daerah pemilihan dan simulasi penghitungan alokasi kursi untuk Pemilu 2019 di Kabupaten Seluma.

Hadir dalam rapat ini, 15 pengurus parpol yang telah lolos verifikasi administrasi dan verifikasi faktual, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, BMA, dan Panwaslu Kabupaten Seluma.

Dari sejumlah Tokoh Masyarakat terutama Parpol yang telah lolos verifikasi faktual, sebagian besar mengusulkan agar adanya penambahan dapil di Kabupaten Seluma menjadi 5 dapil, yakni dengan dipecahnya daerah pemilihan 2 Seluma yang meliputi Kecamatan Sukaraja, Air Periukan, dan Lubuk Sandi, menjadi Daerah Pemilihan Kecamatan Sukaraja dan Daerah pemilihan Kecamatan Air Periukan dan Kecamatan Lubuk Sandi.

Alasan dipecahnya Dapil 2 ini, para pengurus parpol menilai lantaran jumlah kursi selama ini terlalu menumpuk di wilayah Kecamatan Sukaraja yakni sebanyak 10 kursi, sehingga kurang efektif bagi wilayah Kecamatan Air Periukan dan Lubuk Sandi yang sangat minim perwakilan rakyatnya duduk di DPRD Seluma.

Namun menurut Ketua KPU Seluma Rosdi Efendi SP.d, usulan sebagian besar pengurus parpol ini akan ditampung terlebih dahulu oleh KPU Seluma, karena akan butuh proses lanjutan yakni uji publik.

Dan tidak menutup kemungkinan, jika uji publik menginginkan adanya penambahan Dapil, maka di Kabupaten Seluma akan terdiri dari 5 Daerah Pemilihan yang mencakup 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Seluma.

Akan tetapi, meski adanya penambahan dapil, tidak serta merta memengaruhi jumlah kursi di DPRD Seluma yakni tetap berjumlah 30 kursi karena sesuai dengan jumlah penduduk Kabupaten Seluma yang hanya berjumlah 207 ribu jiwa.

“kita tampung dulu usulan para pengurus parpol ini, kalau memang menginginkan adanya penambahan dapil nanti kita uji publik dulu” terang Rosdi Efendi, Spd.

(Hari Adiyono)

Most Popular

To Top