Berita Utama

Ratusan Warga Geruduk Toko Elektronik

CamkohaNews – Modus sindikat penipuan terjadi di Kabupaten Seluma. Ratusan warga yang telah menyetorkan sejumlah uang bahkan perhiasan, sejak Selasa siang hingga Selasa malam menggeruduk kantor PT Sinar Agung, yang berada di Kelurahan Talang Dantuk Kecamatan Seluma yang kini kondisinya telah kosong.

“Kantornya terkunci, dan kami baru tahu setelah lewat pintu ruko sebelahnya dan mendapati kunci ruko tertinggal di anak tangga, semua kursi yang disediakan para pelaku sudah hilang diangkuti semuanya,” terang Deri Evrianto warga Desa Pasar Seluma Kecamatan Seluma Selatan.

Toko yang hanya bermodalkan spanduk didepan ruko dan puluhan kardus kosong, disebut-sebut para keluarga korban menjadi kedok para sindikat untuk melancarkan aksinya yang selama ini menebar rayuan berbagai hadiah, setelah para nasabah yang terpedaya janji produk barang yang akan diberikan pada 10 Oktober 2018 mendatang.

Para korban modus penipuan berkedok penjualan barang berupa elektronik dan berbagai macam ini, tak hanya menimpa para Ibu-ibu rumah tangga, namun sekelas pejabat di lingkungan Pemkab Seluma bahkan Caleg pun ikut menjadi korban.

Sebagian besar para korban ini, berawal menerima telepon dari sindikat yang mengatasnamakan PT Sinar Agung, dengan merayu calon korban untuk bersedia datang ke kantor mereka guna mengambil bingkisan hadiah yang telah dijanjikan.

Namun setiba di Toko PT Sinar Agung ini, korban justru ditawarkan membeli berbagai macam produk dengan iming-iming disertai hadiah yang menggiurkan.

Sehingga rata-rata para korban telah terpedaya bersedia menyetorkan angsuran uang muka antara Rp 500 ribu hingga Rp 10 juta bahkan perhiasan emas, untuk mendapatkan hadiah yang telah dijanjikan.

Besarannya  tergantung dengan banyaknya barang yang diorder atau dipesan, karena makin banyak barang yang dipesan maka makin besar pula hadiah cuma-cuma yang telah dijanjikan akan diserahkan pada 10 Oktober mendatang.

Menurut keterangan salah seorang para korban Ardan (40) warga Desa Kota Agung Kecamatan Seluma Timur, para sindikat yang beraksi ini secara bergantian menelepon untuk memengaruhi calon korbannya, yang jumlahnya sudah mencapai 320 orang.

“Jelas ini sindikat penipuan, istri saya tertipu daya sampai uang Rp 10 juta rela diserahkan kepada para pelaku saat datang usai ditelepon salah seorang pelaku, belum lagi para korban lainnya,” sesal Ardian.

Akibat kejadian ini, tak hanya membuat gaduh suasana pemukiman Kelurahan Talang Dantuk Kecamatan Seluma pada Selasa malam, karena sebagian besar para korban adalah warga Seluma namun dari luar Kelurahan Talang Dantuk, bahkan mirisnya menimbulkan keretakan hubungan rumah tangga para korban.

Para korban juga menyesalkan pemilik ruko bahkan pihak perangkat Kelurahan Talang Dantuk Kecamatan Seluma, yang tidak mengetahui identitas warga pendatang berjumlah belasan orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan yang merupakan sindikat pelaku yang membuka usaha berkedok Toko elektronik.

“Masa tidak ada satupun perangkat lurah apalagi Ketua RT yang tahu identitas para pelaku, coba kalau pendatangnya para teroris merakit bom bagaimana,” kesal Nasution.

Kapolsek Seluma Iptu Joni Naibaho yang menerima laporan warga, langsung menenangkan suasana di TKP agar tidak berbuat anarkis, karena pemilik ruko diketahui juga menjadi korban penipuan, lantaran sewa kontrak belum lunas dibayar para pelaku yang keburu kabur.

(Hari Adiyono)

Most Popular

To Top