Bengkulu Tengah

Puting Beliung Rusakkan 15 Rumah & Mesjid di Bengkulu Tengah

CamkohaNews – Badai disertai hujan deras memicu terjadinya angin puting beliung di desa Komering kecamatan Merigi Sakti Bengkulu Tengah, pada Jumat (21/09/18) sore tersebut mengakibatkan 14 rumah warga  dan 1 mesjid rusak.

Informasi sementara yang diperoleh, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun akibat bencana alam yang terjadi selama 4 jam atau tepatnya terjadi sekitar pukul 13.15 – 17.00 WIB tersebut, mengakibatkan kerugian materil mencapai puluhan juta rupiah.

Data sementara korban akibat bencana ini :

  1. Suharman, rumah tertimpa batang kelapa kerugian kurang lebih dinilai Rp. 10.000.000,-
  2. Mandeli, rumah bagian depan dan teras tertimpa batang kelapa, kerugian sekitar Rp. 8.000.000,-
  3. Sanul, atap rumah tersapu angin kerugian sekitar Rp. 1.000.000,-
  4. Sahlan, atap rumahterhempas angin kerugian kurang lebih Rp. 700.000,-
  5. Rudi Firdaus, atap rumah genteng terhempas angin kerugian sekitar Rp. 4.000.000,-
  6. Rinda Hati, atap rumah seng terhempas angin kerugian sekitar Rp. 1.000.000,-
  7. Umi Salama, dapur tertimpa batang kelapa kerugian diperkirakan Rp. 5.000.00.,-
  8. Wahyudin, a dapur tertimpa pohon pinang roboh kerugian kurang lebih Rp. 500.000,-
  9. Rustam, atap rumah dapur tertimpa batang kelapa kerugian kurang lebih Rp. 500.000,-
  10. Imulya, atap rumah terhempas angin kerugian sekitar Rp. 500.000,-
  11. Mesjid At Taqwa, atap seng rusak kerugian sekitar Rp. 500.000,-
  12. Yan, atap rumah seng terhempas angin kerungian kurang lebih Rp. 500.000,-
  13. Sudirman. L kerusakan atap rumah terhempas angin kerugian kurang lebih Rp. 500.000,-
  14. Muhammad, kerusakan atap rumah seng terhempas angin kerugian kurang lebih Rp. 500.000,-
  15. Dalya, kerusakan atap rumah seng terhempas angin kerugian kurang lebih Rp. 500.000,-

Selain itu, tercatat lima unit televisi milik warga rusak tersambar petir.

Atas kejadian puting beliung dan hujan deras tersebut jaringan listrik PLN mati. Sampai saat ini pihak kepolisian sektor Pagar Jati masih berada di TKP untuk membantu rumah warga yang terkena musibah.

(Aliantoro)

Most Popular

To Top