Berita Utama

Pria Asal Banten Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad Jauhari.

CamkohaNews – Pria asal Banten bernama Jauhari Senin (5/2) pagi ditemukan tewas bersimbah darah di bekas gudang eks kompleks PPI Pulau Baai.

Jauhari ditemukan sudah tidak bernyawa oleh Nirmala Sari sekitar Jam 06.30 WIB, saat saksi akan memberikan makanan kepada Jauhari yang sehari-harinya memang tinggal di TKP.

“Tadi aku ndak ngantar makanan, tapi dio lah cak itu (meninggal dunia),” ujar Nirmala di TKP.

Dari olah TKP yang dilakukan, di bagian wajah korban ditemukan luka yang diduga bekas pukulan benda keras.

Tim Identifikasi polres Bengkulu juga menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus ini, diantaranya sapu lidi yang gagangnya sudah patah dan berlumuran darah.

“Kemaren dio tu masih sehat,,, memang ado luko di pelipis, kami tanyo ngapo keceknyo dipukul Agus,” ujar Putra, warga setempat yang melihat olah TKP.

Menurut sejumlah warga, Agus Pratama dan korban Januari selama ini memang tinggal di gudang coldstorege (tempat pembekuan ikan) yang sudah tidak terpakai.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Djohan Andika saat dikonfirmasi di TKP membenarkan jika korban diduga mengalami kekerasan, namun penyebab kematian masih diselidiki.

Tersangka Agus, yang diduga kuat sebagai pelaku utama pembunuhan terhadap korban Jauhari yang langsung berhasil diamankan kepolisian.

“Iya barang bukti sementara masih kita amankan, diduga ada kaitannya dengan kasus ini, dan untuk terduga pelaku yakni Agus sudah diamankan,,, tapi masih diduga yaa,,, kita belum periksa mendetail,” pungkas mantan Kasat Reskrim Polres Kaur ini didampingi Kapolsek KSKP AKP Dista Nali Putra.

Sementara tersangka Agus Pratama yang berhasil diamankam 1 jam pasca temuan ini langsung dipindahkan ke sel tahanan Polres Bengkulu.

Aliantoro

Berita Terkini

To Top