Seluma

Polisi Periksa Perangkat Desa Rena Panjang

Penyidik Satreskrim Polres Seluma saat memeriksa perangkat desa Rena Panjang pada Senin (21/5) siang.

CamkohaNews – Penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Seluma, Senin pagi (21/5) melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, yakni perangkat Desa Rena Panjang Kecamatan Lubuk Sandi, terkait operasi tangkap tangan terhadap aksi pemalakan di simpang Desa Rena Panjang Kecamatan Lubuk Sandi Sabtu lalu.

Dua warga yang ditangkap, adalah S-I (18) dan K-A (46), warga asal Desa Jambat Akar Kecamatan Semidang Alas Maras.

Kades Rena Panjang Kecamatan Lubuk Sandi Suswadi, mengatakan pihaknya dipanggil penyidik terkait pungli yang dilakukan oknum warga di simpang Desa Rena Panjang. Namun Suswandi berkilah, aksi tersebut sama sekali tanpa sepengetahuan dirinya.

“Iya kami dipanggil, soal pungli warga yang tertangkap tangan di simpang Rena Panjang dekat Jembatan tanpa sepengetahuan kami,” terang sang Kades.

Menindaklanjuti perkara ini, Kasat Reskrim Polres Seluma AKP Margopo, SH menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman penyelidikan lebih lanjut.

Beberapa saksi yang dipanggil terkait dugaan pungli atau pemalakan ini, meliputi Kades, Perangkat Desa, Sopir angkutan dan terduga pelaku lainnya yang juga ikut terlibat.

“Mereka yang kita periksa masih berstatus saksi, ada kepala desa dan perangkatnya, sopir angkutan bahkan terduga pelaku lainnya yang diduga ikut terlibat,” tegas AKP Margopo, SH.

Sementara itu, dua terduga pelaku pungli terhadap sejumlah sopir angkutan yang sempat diamankan yakni S-I (18) dan K-A (46), saat ini tidak dilakukan penahanan, karena pihak penyidik masih melakukan penyelidikan lebih dalam terkait perkara ini.

“Kedua pelaku tidak kita tahan, karena masih kita pelajari tindak pidananya terlebih dahulu,” tandas Kasat Reskrim.

(Hari Adiyono)

Most Popular

To Top