Berita Utama

Polda Kembali Ringkus 3 Pengedar Shabu

CamkohaNews – Tim Opsnal Direktorat Narkoba Polda Bengkulu, kembali berhasil menangkap pelaku penyalahguna narkoba.

Kali Ini pelaku yang berhasil dibekuk adalah Bw warga Kandang Limun, Bh warga Pekan Sabtu, dan Ek warga Kebun Beler. Pengungkapan ini berhasil dilakukan berkat kerjasama polisi dan masyarakat.

Diceritakan Kasub Bid. Penmas Polda Bengkulu dalam jumpa pers dengan awak media, penangkapan berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa akan ada transaksi narkoba di wilayah Kelurahan Tengah Padang.

Anggota langsung melakukan pengamatan dan pengintaian dan berhasil menangkap Dw dan temannya Bh.

Dari penggeledahan terhadap keduanya, ditemukan 2 (dua) paket sabu yang dibungkus plastik klip bening dalam bungkus timah rokok, di kantong celana sebelah kanan Dw.

Hasil interogasi terhadap Kedua pelaku, sabu tersebut masih ada disimpan di rumah rekan nya Dk di jalan Wr. Supratman Kel. Kandang Limun Kec. Muara Bangkahulu Kota Bengkulu.

Penggeledahan di rumah Dk polisi kembali  menemukan 4 (empat) paket besar sabu, timbangan elektrik, plastik kilip bening, alat Hisap shabu (bong).

“Mereka ini satu jaringan pengedar lintas provinsi, karena barang itu didapat dan dibeli langsung dari medan,” jelas singkat Kompol Mulyadi.

Hasil interogasi terhadap Dk, shabu tersebut diakuinua didapat dari EK alias BOGEL, yamg kemudian juga berhasil dibekuk.

Di rumah Ek ini polisi menemuka  barang bukti berupa alat hisap shabu (bong), plastik klip bening, korek api, pipet, bukti transper Bca sebesar Rp 40 juta, buku tabungan dan 2 buah ATM.

“Semua BB ini sekitar 30 gram, tapi blm ditimbang secara formal di pegadaian, mereka sudah dua kali menyelundupkan shabu ke Bengkulu ini, belinya dari Medan langsung. Pengakuan Ek, dia langsung yang jemput di Medan melalui jalur darat,” ujar Kasubdit 3 Dit Narkoba Polda Bengkulu, Kompol Manugi Simaremare, yang mendampingi Kompol Mulyadi dalam jumpa pers Selasa siang.

Saat ini penyidik Polda masih berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara untuk menangkap Bi yang disebut sebagai bandar besar di Medan.

Aliantoro

Berita Terkini

To Top