Bengkulu Selatan

Perkara Mesin Giling Padi, Warga Pino Tewas Ditusuk

Korban saat diperiksa tim medis untuk memastikan penyebab kematian yang diperlukan bagi proses penyidikan polisi.

CamkohaNews – Peritiwa pembunuhan terjadi hari Sabtu (20/5) siang tepatnya  sekitar pukul 12.00 WIB di Desa Tanjung Eran Kec. Pino Kab. Bengkulu Selatan.

(Baca juga: Terlalu!! Bocah 4,5 Tahun Dicabuli Paman Sendiri)

Korban adalah Ayus (50 th) warga Desa Air Umban Kec. Pino Bengkulu Selatan, tewas ditusuk oleh pelaku bernama Depuan wargga desa Tanjung Eran. Korban tewas mengenaskan dengan usus terburai.

Peristiwa tragis ini berawal, dari korban Ayus yang sedang melakukan penggilingan padi. Tiba-tiba  orang tua pelaku yakni Basrin datang menghampiri korban, untuk membicarakan pembagian hasil mesin penggiling padi, karena mesin tersebut dibeli bersama oleh korban dan Basrin. Dalam pembicaraan tersebut terjadi ribut mulut antara korban dengan Basrin.

Depuan, pelaku penusukan yang langsung menyerahkan diri dan selanjutnya diamankan ke Mapolres Bengkulu Selatan.

Saat itulah datang pelaku Depuan, yang merupakan anak kandung Basrin. Melihat orang tuanya ribut mulut dengan korban, pelaku Depuan langsung menusukkan senjata tajam ke arah perut korban hingga ususnya terburai, dan korban langsung terjatuh dan meninggal  di TKP.

Melihat korban terkapar,  pelaku Depuan langsung menyerahkan diri ke Kades Tj. Eran yakni Rudy Hartono.

Selanjutnya Kepala Desa menghubungi pihak Kepolisian.  Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Bengkulu Selatan.

“Iya saat ini pelakunya sudah kita amankan, sekarang saya masih berada di rumah duka.” ujar Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Ordiva saat dihubungi via telpon pada Sabtu siang.

(Aliantoro)

Berita Terkini

To Top