Feature

Pengrajin Tenun Bumpak Kewalahan Layani Pesanan

Para pengrajin tenun bumpak kewalahan menerima orderan ditengah keterbatasan SDM dan fasilitas.

CamkohaNews – Sejumlah pengrajin Tenun Bumpak khas Seluma mulai banyak menerima orderan dari luar provinsi, namun sayangnya potensi ini belum sepenuhnya dapat terpenuhi, karena minimnya jumlah SDM dan fasilitas yang memadai.

Hal ini diungkapkan salah seorang pengrajin tenun bumpak, Sukandia (62) warga Kelurahan Masmambang Kecamatan Talo. Sukandia diusia senjanya saat ini, masih menjadi salah satu instruktur bagi para regenerasi pengrajin tenun bumpak yang saat ini mulai menekuni usaha sampingan para ibu rumah tangga.

“Sekarang ini jumlah orderan tinggi, tapi kita kekurangan mulai jumlah tenaga ahli, peralatan, fasilitas, dan bahan baku,” terang Nenek Sukandia.

Lanjutnya, diakuinya saat ini bantuan Pemkab Seluma yang sudah digunakan yakni alat tenun sebanyak 2 unit pelantai dan 1 unit alat penghani, serta 2 unit mesin jahit.

Sementara itu, didampingi Wakil Ketua II DPRD Seluma Okti Fitriani, Ketua Kadin Paradigma baru Provinsi Bengkulu Ade Helmi Tarigan menilai, potensi tenun bumpak di Kabupaten Seluma sangat besar, sehingga patut didukung sepenuhnya oleh seluruh stakeholder untuk mengembangkannya.

Untuk membantu mengembangkan kreatifitas para pengrajin tenun bumpak ini, Kadin Provinsi Bengkulu berencana akan melaksanakan pelatihan menjahit selama seminggu, yang akan dipusatkan di balai Desa Kampai Kecamatan Talo.

“Iya kita ingin produk tenun bumpak seluma ini memiliki ciri khas tersendiri seperti motif remis atau lainnya, dibandingkan dengan tenun dari daerah lain, dan kami berusaha membantu untuk proses pemasarannya, untuk diperkenalkan ke daerah lain,” ucap Ade Tarigan.

Sementara itu, minimnya SDM dan fasilitas yang dimiliki kelompok pengrajin tenun bumpak saat ini, sangat kecil harapan untuk untuk memenuhi tingginya jumlah orderan, karena 1 pengrajin tenun bumpak membutuhkan waktu hingga 1 bulan untuk menghasilkan sebuah kain.

(Hari Adiyono)

Most Popular

To Top