Advetorial

Pemkab Seluma Siap Luncurkan Program Sipadu Online

Pembukaan Monitoring dan Evaluasi KPK yang digelar di Kantor Bupati Seluma pada Selasa (1/3) siang.

CamkohaNews – Ditengah keterbatasan anggaran, Pemkab Seluma, siap tidak siap harus menindaklanjuti, hasil koordinasi supervisi pencegahan korupsi dengan KPK RI, untuk meluncurkan program sistem online sistem informasi terpadu.

(Baca juga: 881 GBD Bengkulu Utara Terima SK Kontrak 2017)

Secara bertahap, Pemkab Seluma sebelumnya telah menganggarkan, bagi pengadaan perangkat sistem online sebesar Rp 650 juta dalam APBD 2017 ini. Perangkat ini, nantinya ditempatkan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu.

Hal ini ditegaskan Bupati Seluma, Bundra Jaya saat membuka kegiatan monitoring dan evaluasi progres, rencana aksi pencegahan korupsi terintegrasi, dihadapan unsur FKPD dan 5 kepala daerah dari Pemkab Bengkulu Utara, Rejang Lebong, Bengkulu Tengah, Pemkot Bengkulu dan Pemkab Seluma, Selasa (28/2) siang.

Pemkab Seluma mendukung penuh program KPK ini, karena dinilai menjadi kesempatan bagi seluruh OPD untuk lebih memahami pencegahan korupsi, dalam pengelolaan anggaran agar terhindar dari jerat pidana.

Bundra Jaya, Bupati Seluma berbincang dengan Bupati Bengkulu Tengah, Ferry Ramli.

Meski baru secara bertahap menyiapkan program SIPADU secara online, namun Pemkab Seluma menyatakan kesiapannya, karena telah bekerjasama dengan Telkom, untuk menambah jaringan internet di sejumlah wilayah kabupaten Seluma. Termasuk sistem aplikasi pencegahan korupsi lainnya, seperti E-Planing, E-Budgeting dan E-Perizinan.

KPK sendiri, akan terlibat dalam pendampingan penyampaian, pengajuan anggaran ke DPRD, serta penggunaan anggaran oleh Pemkab Seluma, termasuk pelaksanaan lelang jabatan di kabupaten Seluma.

Ketua Kopsurgah KPK RI, Ardiansyah Nasution, menegaskan sebenarnya cukup mudah melaksanakan pengajuan anggaran dan lelang jabatan.

Caranya dibuka saja ke publik, dan jangan ada yang di tutup – tutupi, bahkan bila perlu bisa menggunakan sistem tim seleksi dari KPK, yang transparan dan terbuka.

(Hari Adiyono)

Berita Terkini

To Top