Mukomuko

Pemkab MM Pangil PT GSS dan Warga Tunggang

Camkohanews – Terkait persoalan unjuk rasa dan tuntutan warga Desa Tunggang terhadap PT. GSS beberapa waktu lalu, Dinas Pnanaman Modal Pelayanana Perizinan dan Tenaga Kerja Mukomuko memanggil kedua pihak pada Rabu pagi.

Pemanggilan ini untuk meminta keterangan dari masing-masing pihak serta menengahi pertikaian yang sempat terjadi pemortalan jalan akses tersebut.

Dalam pertemuan yang digelar di ruangan Kepala Dinas, Edi Kasman meminta kedua belah pihak menyampaiakn kesepakatan untuk memenuhi semua permintaan masyarakat, khususnya mengenai aksesibilitas jalan dan prosentase tenaga kerja.

Ini artinya, masyarakat Desa Tunggang akan mendapat jatah 80 persen tenaga kerja di perusahaan yang baru saja berdiri tersebut.

“Kita sudah menyepakati bahwa permintaan kita dipenuhi oleh piha perusahaan, bukannya kita menolak investasi di Tunggang, malah kita sangat berharap ada perusahaan lain yang bisa beridir demi kesejahteraan masyarakat Tunggang,” tegas Juhadi, selaku perwakilan masyarakat.

Kesepakatan tersebut juga telah dimaktubkan dalam nota kesepahaman atau MoU yang dipegang oleh masing-masing pihak.

Sementara itu, Kadis PMPPTK Mukomuko Edi Kasman mengharapkan masyarakat dan perusahaan di Kabupaten Mukomuko dapat bersinergi dalam mendukung kemajuan daerah, termasuk menjaga iklim investasi yang taat pada aturan.

“Kesepakatan sudah ada antara masyarakat desa Tunggang dengan PT. GSS, kita mengharapkan hal ini bisa berjalan dengan kondusif,” demikian dikatakan Edi Kasman.

Robi Ardiansyah

Berita Terkini

To Top