Bengkulu Tengah

Pamit Ngajar Les, Guru Cantik Ini Malah Hilang

Hasyuni (26 th) seorang guru les privat yang juga warga Jalan Timur Indah 5, dilaporkan hilang sejak Senin (5/2) malam.

CamkohaNews – Setelah geger hilangnya siswi cantik Auzia Umi Detra, Warga Timur Indah kembali dihebohkan dengan hilangnya Hasyuni (26) warga Jalan Timur Indah 5 RT 32 RW 02, yang dinyatakan hilang oleh pihak keluarga sejak 5 Februari lalu.

Nurlina 49 tahun ibu kandung Yuni mengatakan Senin sore pukul 17.00 WIB, Yuni pamit untuk mengajar les privat.

“Setahu saya jadwal ngelesnya di hibrida 10 karena sudah tahu, saya tidak nanya lagi kan,” ujar Nurlina.

Sampai malam pukul 21.00 WIB, Yuni mengirim SMS pada adiknya Yunita dan memberi tahu bahwa dia sedang dalam perjalanan pulang.

Namun setelah ditunggu Yuni tak kunjung pulang dan pihak keluarga kembali mencoba menghubungi Yuni, namun nomor handphone Yuni sudah tidak aktif lagi.

Tidak puas, bahkan sang Ibu mencoba kembali menelpon dari hpnya namun nomor yang dituju di luar jangkauan.

Menurut sang ibu biasanya sepulang dari mengajar les privat Fisika, anak keduanya ini selalu pulang tepat waktu pukul 8 malam sudah tiba di rumah.

Tidak ada firasat apapun yang dirasakan sang ibu sebelum Yuni pamit mengajar karena di rumah pun tidak ada masalah.

“Pas pergi kemarin baik-baik saja. Nggak ada bertengkar atau apa,” pungkas Nurlina.

Perempuan kelahiran 23 November 1992 ini dikenal sosok yang pendiam. Bahkan menurut sang ibu, Hasyuni tidak memiliki teman spesial laki-laki.

Teman-teman perempuannya pun sudah dihubungi namun tidak ada yang mengetahui keberadaan Yuni.

Yuni yang baru 2 bulan bekerja sebagai honorer guru di MAN Bengkulu Tengah ini terakhir meninggalkan rumah mengenakan pakaian gamis warna merah serta jilbab warna coklat kotak-kotak dengan membawa tas ransel warna hitam bercorak biru. Pergi mengendarai sepeda motor Yamaha Mio J warna biru BD 6957 EP.

Selain mengajar les privat dan honorer, Yuni juga aktif mengikuti sejumlah pengajian Alquran. Teman-teman sepengajian pun sudah dihubungi namun tidak ada diperoleh tanda-tanda keberadaan Yuni.

Selain melapor ke Polsek Gading Cempaka, pihak keluarga juga mencari bantuan ke orang pintar dan menyebut bahwa Hasyuni berada di arah kabupaten Seluma, atau berjarak 30 km dari rumah.

Hardi Tampubolon(52) sang ayah sangat mengharapkan kepulangan sang anak tercinta.

“Kalau saya selaku orang tuanya melihat dia anak yang baik dan sopan kepada orang tua, perasaan saya kalau dia masih sehat Dia segera pulang lah ke rumah ini,” tutup Hardi sembari mengusap air mata.

Septi Fitriani

Most Popular

To Top