Berita Utama

Ombudsman: Pelayanan Publik di Bengkulu Membaik

CamkohaNews – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bengkulu dalam tugas dan kewenangannya terhadap pengawasan pelayanan publik menerima laporan masyarakat dengan berbagai substansi dugaan maladministrasi.

Adapun ruang lingkup pengawasan Ombudsman RU mencakup penyelesaian laporan atas Maladministrasi pelayanan publik dan juga pencegahan dalam upaya perbaikan pelayanan publik.

Untuk itu Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bengkulu menganggap perlu memberikan catatan akhir tahun terkait capaian kerja pengawasan pelayanan bidang, penyelesaian laporan dan bidang pencegahan dengan tujuan untuk menjadi perhatian bagi penyelenggara pelayanan publik dan masyarakat pengguna pelayanan publik.

Disampaikan dalam rilis Kamis (27/12) pagi di Cempaka room Santika hotel Bengkulu, selama tahun 2018, Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bengkulu menerima sebanyak 85 laporan. Dengan rincian 6 besar kelompok instansi terlapor. Yakni Pemda 45 laporan, BUMN/BUMD 7 laporan, BPN 6 laporan, Lembaga pendidikan 5 laporan, Kementerian 4 laporan, dan Rumah Sakit 3 laporan.

Dibanding tahun lalu, dijelaskan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bengkulu Herdi Puryanto, jumlah laporan tahun ini lebih sedikit. Tahun lalu mencapai 200 laporan.

“Hal itu menunjukkan pelayanan publik di Bengkulu semakin membaik,” jelas Herdi.

Meningkatnya perbaikan pelayanan publik tersebut tidak lain sejalan dengan upaya pencegahan yang telah dilakukan sepanjang 2018 oleh Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bengkulu.

Mulai dari kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, kegiatan partisipasi masyarakat Nasional di Jakarta dengan peserta dari komunitas Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Bengkulu.

Serta kegiatan survei kepatuhan pemerintah daerah terhadap UU Nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik dilakukan di 6 pemerintah daerah kabupaten yaitu kabupaten Lebong, dengan hasil Zona hijau.

Kemudian kabupaten Mukomuko dengan hasil Zona hijau, kabupaten Bengkulu Selatan dengan hasil Zona Kuning, kabupaten Rejang Lebong dan Bengkulu Tengah dengan hasil Zona Kuning, serta kabupaten Kepahiang, dengan hasil Zona Merah.

Septi Fitriani

Berita Terkini

To Top