Bengkulu Utara

Oknum BPBD Minta Jatah Rp 200 Juta dari Kontraktor

CamkohaNews – Ketua Tim Saber Pungli kabupaten Bengkulu Utara, Kompol Eko Sisbiantoro, bersama Kasat Reskrim, AKP Jufri serta pejabat Inspektorat Bengkulu Utara, Selasa (14/11) pagi, menggelar pers release terkait operasi tangkap tangan yang digelar Senin (13/11) siang.

Kali ini yang terjaring OTT adalah pejabat eselon III pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Bengkulu Utara berinisial SY, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Rekon pada badan tersebut.

Ketua Tim Saber Pungli menegaskan, aksi pemerasan ini dilaporkan oleh kontraktor pemenang proyek jembatan gantung kecamatan Napal Putih, dengan total anggaran Rp 1,5 miliar. Dari total anggaran tersebut, SY meminta uang fee proyek sebesar Rp 200 juta dari sang kontraktor.

Modus yang digunakan oleh SY, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) meminta sejumlah uang fee kepada kontraktor senilai Rp 200 juta secara bertahap.

Pada saat pencairan 30 persen proyek tersebut, SY meminta sejumlah uang sebagai pelicin adminitrasi pencairan sebesar Rp 50 juta.

Diketahui SY, sejauh ini Tim Saber Pungli baru melakukan penahanan terhadap SY. Tim masih melakukan pengembangan terkait dugaan aliran dana, dimana SY diduga sudah beberapa kali melakukan pemerasan kepada kontraktor tersebut.

Selain itu Tim Saber menegaskan tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan tersangka baru.

Lucky Ruli Afandi

Berita Terkini

To Top