Bengkulu Tengah

Nyesek, Penderita Kanker Ini Gagal Berobat Gara-gara ..

Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Septi Peryadi bersama jajaran saat mengunjungi Mbah Satem

CamkohaNews – Rencana Mbah Satem (74 tahun) untuk dirawat di RSMY Bengkulu untuk sementara terpaksa tertunda, karena adanya kesalahan data dalam Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Kesalahan nama antara nama di KIS dan KTP Mbah Satem, membuat pengobatan lebih lanjut jadi terhambat. Di KIS tertulis Sayem, dengan alamat yang berbeda pula.

Hal ini diketahui setelah Wakil Bupati Bengkulu Tengah Septi Peryadi, bersama Kepala Dinas Kesehatan Elyandes mendatangi langsung kediaman Mbah Satem, di Desa Srikaton Kecamatan Pondok Kelapa pada selasa siang.

“KIS Mbah Satem terpaksa harus diperbaiki dahulu, hingga perawatan bisa dilakukan di RSMY Bengkulun” tegas Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah, Elyandes

Selanjutnya dari RSMY Bengkulu nantinya, menunggu surat rujukan ke Palembang ataupun Jakarta.

“Pemerintah akan pastikan pengobatan Mbah Satem ini dibiaya pemerintah, termasuk biaya keberangkatan nantinya,” ujar Wakil Bupati Bengkulu Tengah Septi Peryadi.

Mbah Satem sejak setahun terakhir, menderita kanker kulit, yang menyebabkan sebagian wajahnya mengalami infeksi. Harus dilakukan pengobatan lebih lanjut untuk kesembuhan Mbah Satem.

Harri Sutriansyah

Berita Terkini

To Top