Berita Utama

Nunggak Hingga 600 Juta, 400 Kios Panorama Disegel

Petugas UPTD Pasar Panorama saat menyegel salah satu kios yang menunggak biaya sewa selama bertahun tahun.

CamkohaNews – Setelah menyampaikan surat peringatan 1 dan 2 pada September 2017 lalu, UPTD Pasar Panorama Senin (19/3) pagi melakukan penyegelan kios dan auning yang ditinggali pedagang.

Secara bertahap akan ada 400 kios dan auning yang akan disegel yang tercatat menunggak hingga 7 tahun.

Tahun lalu di bulan November, baru 4 kios dan auning yang telah disegel dan di bulan Maret yang dimulai Senin ini ada 2 kios yang disegel.

Total tunggakan 400 kios dan auning ini mencapai RP 600 Juta. Rinciannya, RP 400 Juta tunggakan auning, sisanya RP 200 Juta merupakan tunggakan sewa kios. Dengan besaran RP 19.000 per bulan untuk auning, dan RP 108.000 untuk kios.

Selain menyegel, dari temuan di lapangan, ada salah satu kios yang ditinggali pedagang namun tertera tanda di jual disertai dengan nomor handphone penjual.

Kios yang diketahui sebelumnya menjual pakaian bekas ini memang sudah lama kosong dan  UPTD berencana memanggil penyewa kios untuk mengkonfirmasi dugaan penjualan kios ini.

“Kios-kios ini dilarang diperjualbelikan karena kios merupakan aset milik negara,” terang Kepala UPTD Pasar Panorama, Roni.

UPTD Pasar Panorama masih menunggu itikad  baik dari pedagang untuk melunasi tunggakan.

Untuk diketahui, dari total 3.000 pedagang kios, auning dan PKL, besaran PAD retribusi Pasar Panorama dibebankan sebesar RP 791 Juta, atau berisar RP 70 Juta per bulan. Tahun lalu capaian realisasi baru mencapai RP 500 Juta lebih atau sekitar 73 persen.

Septi Fitriani

Most Popular

To Top