Bengkulu Utara

Mediasi Tabat BU-Lebong Buntu

CamkohaNews – Untuk menyelesaikan polemik tapal batas Bengkulu Utara-Lebong, Plt Gubernur mengundang FKPD provinsi termasuk Bupati Bengkulu Utara dan Bupati Lbong. Turut hadir dalam rapat Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Eko Subowo.

Namun dalam pertemuan tersebut, akhirnya tidak menemui kesepakatan antara kedua belah pihak.

Bupati Bengkulu Utara, Mian menegaskan tetap akan menerapkan permendagri nomor 20 tahun 2015 tentang tapal batas, apalagi berdasarkan rapat Forkominda Bengkulu Utara pada Senin lalu.

Sedangkan Bupati Lebong, Rosjonsyah memaparkan masalah Permendagri tidak hanya terkait kecamatan padang bano,karena titik tapal batas juga mengurangi wilayah Lebong di 8 kecamatan lainnya, bahkan ada SD dan makam yang sebelumnya wilayah Lebong menjadi Bengkulu Utara.

Tidak hanya itu, kawasan pT PGE yang izinnya dikeluarkan Pemda Lebong, dengan Permendagri tersebut 3/4 nya menjadi wilayah Bengkulu Utara.

Dirjen Kemendagri menegaskan bila kesepakatan tidak tercapai, jalan satu satunya yakni melalui gugatan hukum ke Mahkamah Agung, dan Kemendagri akan menaati apapun hasilnya.

Terkait paparan Bupati Lebong, akhirnya akan dibuat tim untuk turun ke lapangan memastikan titik koordinat yang diklaim mencaplok sebagian wilayah 8 kecamatan di Lebong.

(Muhammad Helmi)

Berita Terkini

To Top