Berantas Korupsi

Mantan Asintel Kejati Bengkulu Divonis 5,5 Tahun

CamkohaNews – Edi Sumarno, mantan Asintel Kejati Bengkulu divonis majelis hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu dengan hukuman penjara selama 5 Tahun dan 6 Bulan, serta didenda Rp 200 juta subsidair 2 bulan kurungan penjara.

Edi dinyatakan bersalah karena melakukan pemerasan kepada PT. BWSS VII dan Rico Diansari selaku Kontaktor PT. RPS atas dugaan penyimpangan pembangunan proyek irigasi di Desa Air Nipis Bengkulu Selatan.

Dalam pembacaan vonis, Ketua Majelis Hakim Gabriel Siallagan mengatakan bahwa Edi terbukti melakukan penyalahgunaan jabatan.

Dalam pembelaannya, Edi mengatakan 3 kali bertemu dengan Fauzi dari Bwss 7 , namun tidak pernah berbicara soal uang dan menekan pihak tersebut untuk meminta uang melalui bawahannya Parlin Purba.

Namun pembelaan Edi berbeda dengan keterangan sejumlah saksi dari pihak Bwss 7. Melalui Parlin, Edi meminta uang Rp 150 juta dan akan melakukan penyelidikan ke lokasi pembangunan. Rico memberikan uang Rp 100 juta , sementara sisanya Rp 50 juta disiapkan oleh pihak Balai.

Zico Junios Fernando selaku kuasa hukum Edi Sumarno, mengatakan vonis yang dijatuhi majelis hakim terlalu berat, karena dalam proses persidangan, sejumlah saksi tidak menegaskan bahwa Edi meminta uang.

Terkait putusan ini, Zico dan Edi akan melakukan diskusi terlebih dahulu, apakah akan mengajukan banding atau PK.

(Agus Faizar)

Berita Terkini

To Top