Kota Bengkulu

Mahasiswa UNIB Kembali Gelar Aksi

CamkohaNews – Aksi demo Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia di Jakarta beberapa lalu terkait dengan tiga tahun kepemimpinan Jokowi, hingga berakhir ditahannya 14 orang Mahasiswa, mengundang reaksi keras di mahasiswa Unversitas Bengkulu.

Gabungan BEM Fakultas universitas bengkulu, melakukan aksi di sekitar Gedung B Universitas Bengkulu.

Aksi yang dilakukan berupa teatrikal musikalisasi dan orasi dan penandatangani petisi. Nantinya petisi ini akan diserahkan kepada perwakilan BEM seluruh Indonesia atas penahanan 14 orang mahasiswa yang ditahan tersebut.

Gubernur BEM Fisip Unib, Raji Reza Ilahi mengatakan bahwa saat ini juga aparat kepolisian sudah bertindak kelewatan, karena kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu, mahasiswa yang melakukan aksi tersebut sama sekali tak melakukan aksi anarkis.

“Ini sudah keterlaluan, kita buat petisi¬† dan kita akan kirimkan sebagai wujud protes,atas arogansinya aparat kepolisian,”katanya.

Sementara itu Zulhadi Yunus, salah seorang peserta aksi mengutarakan bahwa insiden penahanan 14 orang mahasiwa dan penetapan tersangka terhadap mahasiswa tersebut, adalah bentuk kegagalan demokrasi Indonesia.

“Ini adalah kegagalan demokrasi, padahal mahasiswa itu tonggak kemajuan bangsa, tapi kalau lidah kami dipotong, lantas apa yang bisa kami suarakan,”tandasnya.

Untuk diketahui berikut 14 orang Mahasiswa yang di tahan oleh Polda Metro Jaya: Ihsan Munawar (SEBI) Yogi ali (IPB) Aditia (Unriau) Ardi (IPB) Wafiq (UB) Taufiq (UB) Golbi (IPB) Yahya (IPB) Susilo (IPB) Fauzan (Tazkia) Ramdhani (Unpak) Rifki abdul (aka bogor) Gustri (Untirta) Hardian (IPB).

Anggi Noverdo

Berita Terkini

To Top