Berita Utama

Keracunan Massal Timpa Warga Penggantungan & Belakang Pondok

CamkohaNews – Puluhan warga Kelurahan Belakang Pondok dan Pengantungan alami keracunan massal Senin (16/4) malam.

Rata-rata pasien mengeluhkan pusing, mual, muntah dan diare berkepanjangan. Salah seorang pasien HJ. Rosnidar mengatakan, kondisi lemas dan diare mulai dirasakan sejak pukul 2 tadi malam (Senin,16/4).

“Saya sudah dua kali kesini (red_ RS Kota) pulang lagi gak tahan karena mual, jadi sudah dua kali kesini dan mau dirawat inap,” tuturnya.

Diceritakan Rosnidar, sebelumnya pada Minggu (15/4) dirinya menghadiri hajatan di rumah salah seorang warga di RT 8 kelurahan Belakang Pondok dan menyantap hidangan soto dengan sambal.

“Dak tau malam jam 2 mencret,” ungkap Rosnidar yang masih terbaring lemah di ruang IGD RSUD kota.

Sementara itu, Kasi Pelayanan Medis dan  Keperawatan RSUD kota dr. Medi Fazrin menjelaskan sejak Senin sore sampai sekarang pasien terus berdatangan dengan keluhan beragam. Mulai dari sakit kepala, mual, muntah dan mencret.

“Karena ini musibah yang menimpa warga kota, sesuai instruksi yang saya dapat dari Direktur, jadi kita tangani dulu semua pasien. Nanti bagi yang punya kartu BPJS digunakan, bagi yang memang tidak mampu ditangani dulu,” ujar dr. Medi

Total lebih kurang ada 60 orang yang sudah ditangani dan 10 diantaranya rawat inap karena kondisi yang sangat lemas.

“Muntah mencret ini biasanya arahnya menunjukan tanda-tanda dehidrasi, karena ini memang diduga keracunan makanan,” jelas dr.Medi

Sementara itu, Camat Ratu Samban, Lurah Belakang Pondok yang ikut mendampingi warganya menjelaskan, tidak hanya di RSUD Kota, masih ada warga lainnya yang juga mendapat pengobatan medis di sejumlah rumah sakit lainnya seperti di RS Rafflesia dan Bhayangkara.

Septi Fitriani

Most Popular

To Top