Kesehatan

Kematian Ibu Seluma Tertinggi di Bengkulu

Upacara Peringatan Hari Ibu di halaman Kantor Bupati Seluma tetap berlangsung khidmat, meski diguyur hujan pada Jumat pagi (22/12).

CamkohaNews – Upacara bendera dalam rangka Peringatan Hari Ibu, Jumat (22/12) pagi digelar di halaman Kantor Bupati Seluma.

Meski diguyur hujan, namun pelaksanaan upacara tetap berlangsung secara khidmat, meskipun dihadirii peserta yang sangat minim dari para ASN di lingkungan Kantor Bupati Seluma.

Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Bundra Jaya yang membacakan teks pidato Kementerian Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, dan disaksikan sejumlah unsur Forkominda Kabupaten Seluma dan Kepala OPD dilingkungan Pemkab Seluma.

Namun sayangnya, di momen peringatan Hari Ibu ini, jumlah kasus kematian ibu melahirkan di Kabupaten Seluma masih bertengger di peringkat 1 seprovinsi Bengkulu.

Padahal data dari Dinas Kesehatan Seluma menunjukkan penurunan jumlah ibu yang meninggal saat melahirkan, yakni di tahun 2016 berjumlah 6 orang dan di tahun 2017 ini tercatat ada 5 orang.

Kadis Kesehatan Seluma Chaidir Muchtar mengatakan, angka kematian ibu melahirkan disebabkan 3 faktor, yaitu akses pemberian pertolongan cepat bagi tim medis sangatlah buruk.

Kemudian kesadaran masyarakat terutama ibu-ibu untuk memeriksakan kandungannya, dan petugas bidan yang mangkir dari tugas meninggalkan tempat tugasnya.

“Dari data yang kita dapatkan, jumlah angka kematian ibu di Kabupaten Seluma masih tertinggi di Provinsi Bengkulu, meskipun di tahun 2016 lalu ada 6 orang yang meninggal melahirkan, dan di tahun ini tercatat ada 5 orang ibu yang meninggal melahirkan. Hal ini disebabkan karena faktor kesadaran masyarakat terutama para ibu-ibu untuk memeriksakan kandungannya, faktor jalan dan tenaga bidan yang mangkir dari tugasnya,” terang Chaidir Muchtar.

(Hari Adiyono)

Most Popular

To Top