Pekaro

Kejari Seluma Sidik Pungli Prona dan Proyek SMKN 6

Kasi Intel Kejari Seluma Citra Apriyadi , SH

CamkohaNews – Dua kasus dugaan korupsi mengawali penyidikan di Kejaksaan Negeri Seluma memasuki awal tahun 2018 ini. Dua kasus dugaan korupsi yang diusut saat ini, yakni kasus dugaan pungutan liar (pungli) pembuatan sertifikat prona di Kelurahan Napal Kecamatan Seluma Tahun 2017, dan kasus dugaan mark up pada pembangunan gedung SMKN 6 di Desa Pagar Agung Kecamatan Seluma Barat yang menggunakan Dana APBN sebesar Rp 1,9 miliar Tahun 2015.

Kasi Intel Kejari Seluma Citra Apriyadi. SH menegaskan, kedua kasus ini statusnya sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Untuk kasus pungli usulan pembuatan sertifikat prona, penyidik mengindikasi adanya oknum di Kelurahan Napal yang melakukan pungutan liar kepada hampir seluruh warga yang ingin mengusulkan pembuatan sertifikat jalur prona.

Selain itu, kasus pembangunan gedung baru SMKN 6 Seluma di Desa Pagar Agung Kecamatan Seluma Barat, juga ada indikasi perbuatan melawan hukum yakni terjadi dugaan mark up dan pekerjaan yang tidak sesuai dengan spek. Proyek gedung SMKN 6 Seluma, sebelumnya dikerjakan secara swakelola, dengan menggunakan dana APBN Tahun 2015 sebesar Rp 1,9 miliar.

“Status kedua kasus itu sudah kita naikan menjadi penyidikan, dua perkara tersebut yakni dugaan pungli pembuatan sertifikat prona di Kelurahan Napal Kecamatan Seluma Tahun 2017, dan kasus dugaan mark up pada pembangunan gedung SMKN 6 di Desa Pagar Agung Kecamatan Seluma Barat yang menggunakan Dana APBN sebesar Rp 1,9 miliar Tahun 2015” tegas Citra Apriyadi.

Saat ini meski alat bukti dinilai sudah menguatkan, namun dalam wakttu dekat pihak penyidik kejaksaan akan turun ke lapangan dan mereview kembali, setelah sebelumnya telah memeriksa 20 saksi dari kedua kasus ini.

(Hari Adiyono)

Most Popular

To Top