Berita Utama

Keberatan Saksi No. 4 Warnai Pleno Pilwakot

Pleno rekapitulasi suara haisl Pilwakot 27 Juni yang digelar KPU Kota Bengkulu pada Rabu 4/7 siang.

CamkohaNews – Dikawal ketat aparat Kepolisian,  TNI AD dan Satpol PP, Pleno rekapitulasi penghitungan surat suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu digelar KPU Rabu pagi(4/6). Pleno yang digelar di Krakatau Room Grage Hotel Bengkulu ini dipimpin Ketua KPU Kota Bengkulu Zaini.

Membuka satu persatu formulir DA1-KWK, rekapitulasi diawali dari Kecamatan Gading Cempaka. Menariknya sejak awal, pleno sudah diwarnai protes dari saksi pasangan calon nomor urut 4 Linda-Mirza.

“Kami meminta pimpinan sidang membuka Formulir C7 dari setiap TPS untuk mencocokan jumlah pemilih, yang menggunakan hak suaranya dengan hasil penghitungan,” ujar saksi paslon nomor urut 4, Tedi Gunawan.

Jika tidak diindahkan, saksi meminta keberatannya dituliskan dalam berita acara keberatan saksi atau DB2-KWK. Protes tersebut juga terus disampaikan saat pembahasan hasil penghitungan suara di kecamatan lainnya.

Terkait hal tersebut, Ketua KPU Kota Bengkulu Zaini, mengaku keberatan seharusnya sudah diajukan saat pleno ditingkat kecamatan. Zaini mempersilahkan saksi mengajukan keberatan melalui prosedur yang sudah diatur dalam PKPU dan Undang-undang Pilkada.

“Kita disini hanya bahas rekapitulasi dari hasil pleno ditingkat kecamatan, silahkan saksi menempuh jalur yang sudah diatur,” Jawab Zaini.

Selain dari saksi, KPU juga mendapat keberatan dari Panwaslih, yang menyatakan banyak menemukan kekeliruan dalam jumlah pemilih disabilitas.

Dengan kesepakatan bersama jumlah tersebut akhirnya diperbaiki dengan berita acara yang ditandatangani Panwaslih, PPK, dan Saksi Paslon.

Hingga saat ini (pukul 11.45 WIB)  pleno rekapitulasi tingkat Kota Bengkulu masih berlangsung.  Pleno baru tuntas membahas 2 Kecamatan yaitu Gading Cempaka dan Kampung Melayu.

(Raffly Agung Okiarlis)

Most Popular

To Top