Lebong

Kasus PT. PGE Dibawa ke Pusat

CamkohaNews – Tidak kunjung selesainya permasalahan dampak lingkungan dari proyek geotermal yang dilakukan PT PGE, 8 anggota DPD RI menggelar rapat dengan Pemprov, WALHI, PT PGE dan Wabup Lebong pada Rabu siang di kantor Gubernur Bengkulu.

Tidak ada penyelesaian yang jelas, DPD RI membawa masalah ini ke tingkat pusat dan akan mengajak 5 kementerian serta Mabes Polri.

5 kementerian tersebut yakni KemenPUPR, Kemen LHK, Kementan, Kemen ESDM dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional.

Walhi menilai pembangunan proyek geotermal mempengaruhi struktur tanah sehingga mengakibatkan longsor.

Namun pernyataan ini juga dibantah Direktur Eksplorasi PT PGE yang menilai sudah melalui studi.

Ganti rugi sudah dilakukan PT PGE kepada masyarakat yang terkena dampak sebesar Rp 4 miliar, dari tuntutan yang diajukan sebesar Rp 28 miliar.

Wabup Lebong menilai APBD Lebong tidak sanggup bila harus menanggulangi kerugian masyarakat, dan butuh bantuan pusat.

Direskrimsus Polda Bengkulu memaparkan pada kasus longsor yang terjadi pada tahun 2016 lalu, setelah melakukan penyelidikan dianggap tergolong bencana alam.

(M. Helmi)

Most Popular

To Top