Berita Utama

Isu Sampah pun Jadi Bahasan Seksi

CamkohaNews – Persoalan selanjutnya yang ikut menjadi bahasan menarik adalah keberadaan dan pengelolaan sampah khususnya di kawasan wisata, yang selama ini memang selalu saja menjadi sorotan.

Terlebih saat ini Pemprov Bengkulu juga tengah menggaung-gaungkan Visit Wonderful Bengkulu 2020, dengan wajah Kota Bengkulu sebagai beranda utama keramahan dan pesona wisata yang akan ditawarkan.

Paslon David-Bakhsir menyoroti lemahnya pengelolaan sampah selama ini. David mencontohkan terkait keberadaan sampah di kawasan Pantai Panjang yang selalu saja menjadi sorotan utama.

David mencontohkan seharusnya Bengkulu bisa berkaca pada Bali, karena disana setiap harinya pengangkutan sampah dilakukan empat kali. Sayangnya meski di Bengkulu sudah seringkali dilakukan inisiatif pengumpulan sampah oleh para pedagang, namun sampah yang ada justru tak ada yang mengangkutnya ke TPA.

Para istri dan suami para Paslon menyimak dengan cermat pemaparan selama debat berlangsung.

Merespon hal ini, Calon Petahana Helmi Hasan menegaskan persoalan sampah memang selalu seiring dengan pertumbuhan penduduk. Hal ini akan diantisipasi dengan edukasi dan pembinaan kesadaran dalam memahami sampah dan memberikan nilai tambah pada sampah. Sehingga semua lapisan masyarakat akan terlibat dan benar-benar merasa memiliki Kota Bengkulu.

Namun Linda yang sudah berpengalaman baik sebagai legislator maupun eksekutif, menegaskan sudah saatnya pengelolaan sampah juga menerapkan teknologi. Selain itu yang lebih penting adalah menemukan sumber daya yang benar-benar bersedia all out dalam menggeluti persoalan sampah dan merubahnya menjadi nilai tambah ekonomi.

Kritikan sempat disampaikan Erna Sari Dewi terhadap pernyataan Linda terkait manajemen persoalan sampah. Erna menegaskan pengelolaan sampah haruslah dengan langkah tepat dan serius.

“Anda selama ini kemana saja, itu miliaran rupiah dikucurkan untuk pengadaan mobil sampah tapi hasilnya juga belum seperti yang diharapkan,” sentil Erna Sari Dewi merespon pernyataan Patriana Sosialinda.

(Prio Susanto)

 

Berita Terkini

To Top