Berantas Korupsi

Istri Dirwan Mahmud Dituntut 5,5 Tahun Penjara

CamkohaNews – Kamis malam (6/12) , Penuntut Umum KPK membacakan surat tuntutan kepada Hendrati Istri Dirwan Mahmud dan Nursilawati selaku keponakan Dirwan. Kepada Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu yang di Ketuai oleh Slamet Suripto, KPK meminta agar terdakwa Hendrati di hukum 5Tahun 6 bulan penjara dan denda 250 juta subisdaer 6 bulan kurungan, sementara Nursilawati dituntut 5 tahun penjara dan denda 200 juta subsidaer 6 bulan kurungan.

Dalam pembacaan tuntutan, Juhari alias Jukak menagih janji proyek kepada Dirwan Mahmud. Dirwan menyuruh Jukak untuk datang ke Dinas PUPR bila ingin mendapatkan proyek. Dalam pertemuan antara Juhari dengan Suhadi selaku Kadis PUPR, Juhari diminta fee 15 persen sesuai perintah Dirwan Mahmud.

Beberapa jam sebelum di OTT KPK, Juhari datang kerumah Dirwan untuk menemui Nursilawati dan Hendrati sambil membawa uang 75 juta. Juhari mengaku saat itu sempat bertemu dengan Dirwan yang akan keluar rumah untuk berolahraga. Walaupun tidak berbicara, Juhari mengaku bahwa Dirwan mengacungi kode Jempol kepadanya.

KPK menyatakan 2 terdakwa sengaja menerima uang dari Juhari alias Jukak secara bertahap hingga total 98 juta. Selama persidangan berlangsung , KPK menilai tidak ada unsur pembenar dari 2 terdakwa, apalagi Hendrati selaku istri Bupati yang seharusnya menjadi contoh publik dan tidak berterus terang selama dipersidangan.

(Agus Faizar)

Berita Terkini

To Top