Bengkulu Selatan

Ini Kronologis Temuan 4 Pil & Serbuk di Ruangan Bupati BS!

CamkohaNews – Penggeledahan yang dilakukan BNN Provinsi Bengkulu di ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan Selasa (10/5) membuat geger Bengkulu bahkan nasional.

Apalagi dalam penggeledahan yang berlangsung berjam-jam ini, tim BNNP yang juga diperkuat dengan personel Kepolisian dan BNK, menemukan 2 paket barang bukti diduga narkoba berbentuk serbuk dan pil atau tablet.

Barang bukti tersebut terdiri atas 2 butir pil berwarna biru, 1 bungkus berisi serbuk berwarna bening dan 2 tablet berwarna merah. 2 tablet terakhir ini ditemukan bersama barang bukti serbuk bening di sofa ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud, sementara 2 pil lainnya ditemukan di lantai tak jauh dari kulkas.

“Ditemukan, di sofa di selempitan, apa ya..ya di selipan sofa. Kan di sofa itu ada sandaran tangan. Nah di selipannya itu ditemukan 1 paket serbuk ini nih (sambil menunjuk paket serbuk bening). Kemudian, selain ini, pada serbuk itu ada 2 tablet warnanya merah 2 biji. Sisir lagi dekat dinding ada kulkas dan tumpukan aqua di pinggir, ditemukan 2 tablet warna biru terbungkus plastik.” jelas Kepala BNNP Bengkulu, Kombes Pol. Budiharso dalam jumpa pers yang digelar di kantor BNNP Bengkulu Rabu (11/5) siang sejak pukul 15.00 WIB.

Kepala BNNP Bengkulu, Kombes Pol. Budiharso.

Kepala BNNP Bengkulu, Kombes Pol. Budiharso.

Hanya saja BNNP belum bisa memastikan, siapa pemilik dari barang-barang yang diduga sebagai narkoiba jenis shabu dan ekstasi ini. Terlebih hasil pemeriksaan urine terhadap Bupati BS Dirwan Mahmud, Wakil Bupati Gusnan Mulyadi dan Sekda Rudi Zahrial dan sejumlah staf yang langsung dilakukan pada Selasa siang, seluruhnya juga negatif.

Alhasil BNNP hingga saat ini, belum menetapkan status apapun baik terhadap Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Bengkulu Selatan.

Pemeriksaan dilakukan atas laporan masyarakat, bahwa di kantor Bupati Bengkulu Selatan diduga terjadi suatu kegiatan diduga penggunaan narkotika. Karena ini saya diminta oleh masyarakat Bengkulu yang memang wilayah kerja saya, maka saya perintahkan tim untuk berangkat ke Bengkulu Selatan.” sambung Budiharso.

(Baca juga : BNNP Geledah Ruang Bupati Bengkulu Selatan!)

Karena menurutnya nakrotika itu adalah hal yang sensitif,maka tim yang tiba di lokasi langsung menemui Sekda BS yang kemudian menghubungi Bupati Dirwan Mahmud, yang saat itu tengah ada kegiatan dinas di luar kantor.

Bupati yang langsung datang ke kantor, kemudian menyambut tim. Begitu ketemu Bupati, ketua tim menyampaikan surat perintah yang dibawa, yang kemudian dibacakan oleh salah satu ajudan. Bupati kemudian mempersilahkan dengan senang hati, silahkan diperiksa dan silahkan digeledah. Bupati sangat ramah menyambut tim, sudah terjadi komunikasi yang baik antar kita dengan Bupati.” jelas Budiharso menjawab pertanyaan awak media soal latar belakang penggeledahan yang dilakukan timnya.

(Baca juga : Dirwan Mahmud Dijebak ? )

Sebelum masuk ke ruangan, tim meminta staf Bupati utk menggeledah tim BNNP untuk memastikan tim yang masuk steril. Dan hasilnya, dipastikan seluruh personel steril.

Tim kemudian masuk, sementara Bupati menunggu di luar. Tim didampingi staf Bupati, tim menyisir seluruh bagian ruangan.” lanjut Budiharso.

Status Bupati-Wakil Bupati dan Sekda BS sendiri hingga saat ini belum ditetapkan oleh BNNP. BNNP beralasan barang bukti yang ditemukan, masih akan dibawa ke BNN pusat untuk dilakukan uji laboratorium. Hanya saja Budiharso tak mau memberi jawaban, terkait dasar pengamanan barang bukti tersebut apakah karena memang diduga kuat narkoba atau apa.

“Situasi pada saat itu, di sana banyak kerumunan, akhirnya kita buat kesepakatan dengan Bup-Wabup-Sekda dan staf, mereka secara sukarela akan datang ke BNNP unuk memberikan keterangan. Namun hari ini belum ada juga yang datang, maka langkah yang diambl BNNP mengirimkan surat pemanggilan untuk dilakukan pengambilan keterangan pada personel-personel yang ada di sana.” tegas Budiharso.

Budiharso berharap dengan jumpa pers yang ia gelar pada Rabu siang, tak lagi terjadi kesimpang siuran informasi yang bisa merugikan banyak pihak.

(Aliantoro – Donald Busrian)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini

To Top