Berita Utama

Ini Alasan Puskesmas Tumbuan Tak Tolong Korban Gigitan Beruang

Erfa Nelti, S.km Kepala Puskesmas Tumbuan.

CamkohaNews – Kepala Puskesmas Tumbuan Kecamatan Lubuk Sandi Elfa Nelti, S.km akhirnya memberikan tanggapan, terkait keluhan Tarmizi warga Desa Tumbuan Kecamatan Lubuk Sandi, yang menjadi korban gigitan beruang pada Sabtu (27/1) sore lalu.

Pihaknya membantah tidak mau memberikan pertolongan medis kepada korban, karena saat itu petugas medis sudah pulang karena habis jam dinas sementara korban datang pada pukul 01.30 WIB, sedangkan Puskesmas Tumbuan diklaimnya bukan Puskesmas Rawat Inap.

“Puskesmas kami bukan puskesmas rawat inap, korban saat datang kebetulan kami sudah tutup. Jadi tidak ada hubungannya antara pasien BPJS ataupun yang tidak memiliki BPJS”, terang Erfa Nelti, S.Km Kepala Puskesmas Tumbuan.

Sementara itu, bidan desa yang juga pegawai Puskesmas Tumbuan, Tuti Marsuli, Amd.Keb menerangkan, korban sempat juga datang kerumahnya.

Karena lukanya cukup parah dan peralatan yang tidak memadai, sehingga menyarankannya untuk segera dilarikan ke Rumah Sakit.

“Bukan kapasitas saya untuk menolong korban yang mengalami cedera parah pak, jadi saya anjurkan langsung dibawa ke rumah sakit,” tegas Bidan Desa Tumbuan Tuti Marsuli, Amd.Keb.

Pasca kejadian, korban serangan beruang madu Tarmizi (56), berangsur-angsur mulai membaik setelah mendapat perawatan medis di RSUD M. Yunus Kota Bengkulu.

(Hari Adiyono)

Berita Terkini

To Top