Berantas Korupsi

Husni Thamrin Dilimpahkan ke Kejaksaan

CamkohaNews – Kejaksaan Negeri Seluma Rabu (3/10) siang sekitar pukul 11.55 WIB, menerima limpahan berkas dan tersangka Ketua DPRD Seluma Husni Thamrin dari penyidik Dir Reskrimsus Polda Bengkulu, terkait dugaan korupsi kasus proyek Jalan Desa Nanti Agung – Dusun Baru Kecamatan Ilir Talo.

Husni dikawal 5 petugas dari Polda Bengkulu, saat mengantar bersama 5 tahanan lainnya yang statusnya kini masih PNS aktif di Dinas PUPR Seluma dalam perkara yang sama yakni Trideska Rusman, Batra Nopen, Emrald Balaputra, Feri Andrian, dan Eka Rosaria Apriani dengan menggunakan mobil tahanan milik Polda Bengkulu.

Ketua DPRD Seluma Husni Thamrin bersama 5 tahanan lainnya, kemudian digiring masuk ke ruangan Aula Kejari Seluma, untuk dilakukan pemeriksaan kelengkapan berkas tersangka Tahap II.

Sebelum pemeriksaan berkas secara tertutup dilanjutkan, Husni Thamrin sempat meminta waktu untuk menunaikan sholat dzuhur terlebih dahulu di Mushola Kejari Seluma bersama tahanan lainnya, dengan pengawalan petugas dan sejumlah kuasa hukum dari masing-masing tersangka.

Kajari Seluma Ardito Muwardi mengatakan tidak menutup kemungkinan seluruh tahanan langsung dititipkan ke Lapas Bentiring Kota Bengkulu, karena proses pelimpahan tahap II masih dilakukan.

“Itu nanti saja, karena proses pemeriksaan berkas pelimpahan tahap II masih berlangsung, tidak menutup kemungkinan semuanya kita titipkan ke Lapas Bengkulu”, tutur Kajari Seluma Ardito Muwardi.

Ketua DPRD Seluma Husni Thamrin disangka terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Jalan Desa Nanti Agung – Dusun Baru Kecamatan Ilir Talo di Dinas PU Seluma pada tahun anggaran 2013 lalu.

Sementara itu, dari hasil audit BPKP Provinsi Bengkulu, proyek pembangunan jalan Desa Nanti Agung – Dusun Baru Kecamatan Ilir Talo, negara dirugikan Rp 444 juta, dari nilai proyek sebesar Rp 1,2 miliar.

(Hari Adiyono)

Most Popular

To Top