Seluma

Dukcapil Jemput Bola Perekaman KTP-el Di Pasar Sembayat

Petugas Dinas Dukcapil Seluma sedang membagikan brosur di Pasar Sembayat.

CamkohaNews – Meski dihari Minggu, Dinas Dukcapil Seluma terus gencar “jemput bola” untuk proses perekaman KTP-el. Salah satunya seperti yang diadakan di lokasi Pasar Sembayat pada Minggu (25/3) pagi yang dimulai sekitar pukul 07.05 wib.

Dengan penyebaran brosur kepada para pedagang dan pembeli yang ada di Pasar Sembayat sejak pagi, antusias warga yang belum melakukan perekaman KTP-el langsung tertuju ke Pos Jaga yang tersedia di Pasar Sembayat.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk (P3), Dewi Ilmiawati, S.PSi mengatakan perekaman ini dilakukan dalam rangka Program jemput bola pembuatan E-KTP bagi masyarakat di Kabupaten Seluma.

“Perekaman KTP-el di Pasar Sembayat ini, merupakan upaya kita dalam rangka meningkatkan capaian target perekaman KTP-el. Karena sampai saat ini jumlah persentase sudah mencapai 88 persen, dan masih ada 18 ribu lagi yang perlu kita tuntaskan”, ucap Dewi Ilmiawati.

Operator Dinas Dukcapil Seluma sedang merekam identitas diri salah seorang pengunjung Pasar Sembayat.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Dukcapil Seluma Gun Ibrori S.pd, menjelaskan optimalisasi ini untuk menuju gerakan Indonesia sadar adminduk dan peningkatan capaian target perekaman dinas dukcapil kabupaten seluma memprogramkan pelayanan jemput bola, dimulai dengan pelayanan jemput bola di 14 desa pilot project yang telah dijadwalkan, dan dilanjutkan dengan desa-desa yg jumlah perekamannya belum memenuhi target.

“setelah menuntaskan desa pilot project, kita tetap akan jemput bola bagi pemilih pemula usia 16 dan 17 tahun di setiap SMA yang ada di Kabupaten Seluma”, terang Gun Ibrori.

Perekaman yang dilakukan di Pasar Sembayat ini ditargetkan akan melakukan perekaman sebanyak-banyaknya, karena waktu tidak batasi petugas Dukcapil Seluma, asalkan masih ada masyarakat yang mendaftar akan dilayani hingga selesai.

“Target kami ditahun 2018 ini tidak ada lagi masyarakat yang tidak memiliki KTP-el atau data kependudukan lainya yang sangat diperlukan dalam setiap pengurusan administrasi baik instansi pemerintah maupun swasta,” tukas Dewi.

(Hari Adiyono)

Berita Terkini

To Top