Bengkulu Utara

Dugaan Pencemaran Laut Ketahun Dilaporkan ke Polda

Perwakilan ke-15 Ormas saat menyampaikan laporan ke Polda Bengkulu.

CamkohaNews – PT Injatama Coal Miningresmi dilaporkan ke Polda Bengkulu, oleh 15 Ormas lingkungan hidup melalui koordinator Ali Akbar yang merupakan Ketua Yayasan Kanopi Bengkulu.

Pelapor melalu Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kejahatan Lingkungan, menilai bahwa pembuangan 500 ton batu bara ke laut Pasar Ketahun, terindikasi menyebabkan pencemaran lingkungan.

Mereka juga menilai 7 aktifitas keberadaan PT Injatama Coal Mining diduga tidak sesuai dengan undang undang, yakni:

  1. Tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  2. Tidak menerapkan kaidah pertambangan yang baik.
  3. Tidak mematuhi batas daya dukung lingkungan.
  4. Tidak menjamin penerapan standar baku mutu lingkungan sesuai dengan karakteristik suatu daerah.
  5. Tidak menjaga dan merusak kelestarian fungsi dan daya dukung sumber daya air yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan yang dilakukan oleh PT Injatama Coal Mining menimbulkan dampak negatif langsung kepada masyarakat.

Tidak melakukan kegiatan usaha pertambangan pada tempat yang dilarang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dengan telah resminya laporan tersebut Ali Akbar selaki koordinator meminta penyidik kepolisian segera melakukan penyelidikan serius.

Ditambahkan Ali, aktifitas PT Injatama yang terindikasi merusak lingkungan ini sudah berulang, sebelumnya juga terjadi hal serupa namun diselesaikan secara adat dengan lembaga adat setempat (nama desa Pasar Ketahun) dengan nilai ganti rugi sebesar Rp 10  juta.

(Aliantoro)

Berita Terkini

To Top