Bengkulu Selatan

Dirwan: “Saya Dijebak”

CamkohaNews – Bupati non aktif Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, serta istrinya Hendrati dan Nursilawati selaku keponakan Dirwan, menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Bengkulu.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan penuntut umum KPK, Dirwan dianggap meminta fee dari terdakwa Juhari alias Jukak sebesar 15 persen.

Dirwan mengatakan, konspirasi yang dilakukan oleh Juhari alias Jukak sangat luar biasa. Apakah ada skenario dibalik perkara ini, Dirwan mengatakan dengan tegas memang ada dan akan dibuktikannya di Persidangan.

Dirwan juga dengan tegas mengatakan tidak pernah melakukan intervensi kepada Juhari alias Jukak saat pemeriksaan di KPK, seperti yang diucapkan oleh Juhari dalam persidangan.

Pasca pembacaan dakwaan, Dirwan Mahmud mengajukan Eksepsi atas Surat Dakwaan tersebut. Dirwan pun meminta kepada majelis hakim yang di ketuai oleh Slamet Suripto untuk pindah dari Rutan Mapolda karena ruang gerak yang terlalu sempit, sehingga dirinya mengalami penyempitan urat syaraf dibagian pinggang.

Selain itu, permohonan penangguhan penahanan juga ditolak oleh Majelis Hakim dan akan memberikan izin bila memang harus menjalani perawatan medis.

(Agus Faizar)

Most Popular

To Top