Seluma

Cucu Bupati Seluma Ikut Divaksin MR

CamkohaNews – Tidak ingin Kasus Virus Rubella makin meluas di Kabupaten Seluma, seperti yang dialami pasangan hidup Nurdin (28) dan Selvi (26) warga asal Desa Tanjung Seluai Kecamatan Seluma Selatan yang anak pertamanya mengalami cacat pada organ tubuhnya, Program Kesehatan Nasional ini akhirnya diperpanjang Pemerintah pusat hingga 31 Oktober 2018 mendatang.

Data Dinkes Seluma tercatat sasaran se-Kabupaten Seluma capaiannya baru 81 persen. Hal ini disebabkan karena masih banyaknya anak-anak usia sekolah yang luput dari vaksinasi MR.

Dinkes Seluma selama melaksanakan program vaksinasi MR sejak 1 Agustus lalu, sejauh ini terkendala minimnya kesadaran para orang tua dan anak-anak.

Salah satu upaya mensukseskan program ini, Dinkes Seluma kembali gencar ke sekolah-sekolahsalah satunya di SDN 156 Seluma pada Rabu (26/9) pagi.

Petugas Imunisasi Puskesmas Tais, Sartika Nengsih, Amd. Kep menerangkan jumlah anak yang banyak belum divaksin MR berada di 4 Sekolah, yakni SMPN 5 Seluma, SDN 156 Seluma, SDN 16 Seluma dan Mts 1 Tais yang capaiannya baru setengah total jumlah siswanya.

“Ada 4 sekolah yang capaiannya baru setengah, jadi kita lakukan sweeping menyasar ke SMPN 5 Seluma, SDN 156 Seluma, SDN 16 Seluma dan Mts 1 Tais”, terang Sartika Nengsih.

Di SDN 156 Seluma ini, Nayla (8) siswi kelas 2A yang merupakan cucu Bupati Seluma Bundra Jaya yang tak luput dalam pemberian vaksin MR oleh petugas Puskesmas Tais.

Lucunya, saat akan disuntik Nayla awalnya sempat menangis dan meronta, namun setelah didampingi Camat Seluma Irzani akhirnya bersedia disuntik.

(Hari Adiyono)

Most Popular

To Top