Berita Utama

Cipayung Bengkulu Kutuk Aksi Terorisme

CamkohaNews – Kecaman terhadap aksi terorisme juga datang dari kalangan mahasiswa dan pemuda Bengkulu.

Gabungan OKP yang tergabung dalam Cipayung Bengkulu yang terdiri dari organisasi HMI, GMNI, GMKI, PMKRII dan PMII, mengutuk keras serangkaian aksi bom bunuh diri di Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir.

Selain itu para pemuda ini mengutuk tindakan yang dilakukan para napi terorisme di Rutan Mako Brimob beberapa waktu lalu.

Para pemuda ini meminta pemerintah untuk segera menuntaskan persoalan terorisme sampai ke akar akarnya, sehingga aksi terorisme tidak kembali lagi terjadi di Indonesia.

Hal tersebut dapat diupayakan dengan segera disahkannya rancangan undang undang (RUU) terkait terorisme.

Selain itu upaya lain juga melalui pesatnya materi mengenai ideologi Pancasila yang harus disebarkan ke seluruh generasi bangsa.

Hal ini disampaikan pada jumpa pers Senin siang (14/05), oleh M Iqbal (Ketua PKC PMII Bengkulu), Andi hartono (Ketua HMI Cabang Bengkulu), Marudut Silalahi (Ketua presidium PMKRI Bengkulu), Gegen Sudrajat (Ketua GMNI Bengkulu),  dan Efran (Ketua Badko GMKI Sumbagsel ).

Dalam kesempatan tersebut, aliansi OKP meminta masyarakat Bengkulu untuk tenang dan tidak takut dalam menghadapi segala bentuk aksi teror yang dilakukan para terorisme.

Aparat keamanan diyakini saat ini sudah siap dalam menjaga keutuhan NKRI. Para pemuda ini juga secara tegas mengatakan bahwa aksi terorisme tersebut, tidak membawa embel embel agama apapun dan gerakan terorisme murni kejahatan yang harus diberantas.

Verdi Dwiansyah

Most Popular

To Top