Bengkulu Selatan

Bocah 8 Tahun Meninggal di Sungai Kedurang

TKP korban tenggelam

CamkohaNews – Malang nasib Alfin Dwi Saputra, bocah berusia 10 tahun warga jalan Al Munawar, Kelurahan Padang Kapuk, Kecamatan Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, harus mengalami kematian diusia dini, lantaran lepas dari pantauan orang tuanya saat merayakan libur lebaran di sungai Kedurang.

Alfin Dwi Saputra, meninggal dunia karena terbawa arus sungai kedurang, pada sabtu siang, saat akan berenang di aliran sungai Kedurang. Meninggalnya Bocah berusia 10 tahun ini, membuat geger warga lainnya yang tengah mandi di sungai Muara Kedurang.

Oleh warga beserta aparat kepolisian langsung melakukan upaya pencarian terhadap jasad korban, proses pencarian dimulai sekira pukul 12:00 Wib, beruntung, setelah 1 jam dilakukan pencarian, sekira pukul 13:00 Wib, jasad bocah malang ini berhasil ditemukan, namun sayangnya saat ditemukan, Alfin Dwi Saputra sudah tak bernyawa.

Kanit Pidum Polres Bengkulu Selatan, Ipda Sukamto, menjelaskan jika, korban meninggal murni karena tenggelam dan tidak ada unsur kekerasan, serta pihak keluarga juga menolak untuk dilakukakn otopsi.

“Tadi sudah kita bawa kerumah sakit, setelah itu, atas permintaan keluarga, akhirnya langsung jenazah dibawa kerumah duka,” katanya.

Sementara itu, PLT Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi menegaskan agar, orang tua harus melakukan pengawasan terhadap anak-anak ketika tengah berlibur, khususnya di lokasi wisata outdoor. Selain itu ia juga berharap, agar lokasi wisata yang berkaitan dengan alam, harus diperhatikan oleh pihak pengelola, agar tidak terjadi kejadian serupa.

“Semoga kejadian ini, bisa menjadikan pelajaran, agar para orang tua bisa terus memperhatikan anak – anak saat berlibur, ya intinya saya mendoakan agar yang ditinggalkan bisa bersabar, dan harus ikhlas,” tandasnya.

(Anggi Noverdo)

Most Popular

To Top