Pekaro

Bejat, Bocah SD dicabuli Tetangga

Didamping ayahnya, korban dugaan pencabulan melapor ke Unit Perlindungan Anak dan Perempuan Satreskrim Polres Seluma.

CamkohaNews – Lagi-lagi kasus pencabulan anak dibawah umur kembali terulang. Nasib malang dialami A-M (10), pelajar yang masih duduk dibangku kelas 5 SD di Kecamatan Talo.

Dengan didampingi orang tuanya, korban Sabtu (2/12) pagi melaporkan kasus ini ke unit Perlindungan Anak dan Perempuan Satreskrim Polres Seluma.

Orang tua korban tidak terima anak sulungnya telah dirusak masa depannya oleh pelaku yang tak lain tetangganya sendiri berinisial S-A.

Kejadian ini diakui anak korban sudah terjadi sejak 6 bulan lalu, namun korban akhirnya berani bercerita kepada orang tuanya, setelah merasa terancam.

Karena dibawah ancaman golok, bocah yang masih ingusan ini, dibuat tak berdaya saat diancam pelaku yang sudah berbau tanah.

“Anakku ni lah 3 kali di gabali ble tu, waktu aku dang kerjo, kato anakku waktu berayak ke ghumah ble ndak nemui cucungnyo, tapi karno cucung ble lagi di sawah, anakku ni diajung masuak ke dalam kamar, laju diancam ngan parang diajung buka pakaian, udem tu anakku dienjuak tanci Rp 5 ribu mangko nido bercerito” terang D-A, bapak korban dengan logat dialek Serawainya.

Kasus dugaan pencabulan ini, tengah ditindaklanjuti pihak Satreskrim Polres Seluma, dengan mengumpulkan alat bukti berupa saksi korban dan menunggu hasil visum.

“iya kasus ini masih kita dalami dengan mengumpulkan alat bukti, kalau minimal 2 alat bukti dinilai sudah cukup, maka terlapor akan kita ciduk” tegas AKP Margopo Kasat Reskrim Polres Seluma.

(Hari Adiyono)

Berita Terkini

To Top