Ekonomi & Bisnis

Bank Indonesia Edukasi 580 Jurnalis

Perwakilan jurnalis dari Provinsi Bengkulu berpose bersama di sela-sela seminar yang digelar Bank Indonesia di Jakarta.

CamkohaNews – Jakarta, Pentingnya pengendalian inflasi daerah demi kesejahteraan masyarakat didiskusikan bersama 580 wartawan yang berasal dari 34 provinsi  seluruh Indonesia.

Pembahasan ini dipaparkan dalam Pelatihan Wartawan Daerah Bank Indonesia 2017 yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya pada  19 -22 November 2017.

Pelatihan ini digelar untuk mengedukasi jurnalis dalam hal perekonomian serta mengenal Bank Indonesia lebih jauh. Para Jurnalis dari berbagai daerah ini juga mendiskusikan kebijakan dan  isu ekonomi terkini.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu meengirimkan 10 jurnalis Bengkulu yang berasal dari RBTV, Harian RB, BETV, Harian Bengkulu Ekspress, BE online, RRI, Tempo, Antara, Radar Bengkulu  dan Liputan 6.

Ini merupakan kali kedua Bank Indonesia menyelenggarakan Pelatihan yang sama. Bank Indonesia memandang penting untuk meningkatkan pemahaman wartawan media massa secara rutin, terutama terhadap fungsi Bank Sentral dalam kebijakan moneter, sistem pembayaran dan stabilitas sistem keuangan.

Sharing pengendalian inflasi  juga disampaikan oleh Gubeŕnur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang memperkenalkan aplikasi SIHATI (Sistem informasi Harga Pasar dan Komoditi ) untuk masyarakat Jawa Tengah yang menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia.

Beberapa Narasumber lainnya juga memaparkan materi mengenai inflasi diantaranya Yoga Affandi (Pimpinan DKEM), Iskandar Simorangkir (Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi BI), Lana Soelistianingsih (Ekonom PT Samuel Aset Manajemen) dengan moderator Primus Doromilu (Pemred Investor Daily).

Dalam pelatihan ini Iskandar Simorangkir menyampaikanbahwa penduduk miskin sangat rentan dengan kenaikan harga. Secara nasional, kontribusi komponen makanan terhadap garis kemiskinan sebesar 73,19%. Apabila kenaikan harga 10% maka orang miskin bertambah 1,2 juta orang.

Bank Indonesia berharap agar insan pers menjadi perpanjangan tangan masyarakat dalam menyampaikan permasalahan di lapangan, menggunakan sumber data pemberitaan yang terpercaya, meredam opini negatif dengan pemberitaan yang berimbang.

BI juga berharap media menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan info dan kebijakan kepada masyarakat serta membantu pemerintah mengedukasi masyarakat melalui penyajian info yang akurat.

(Unga Erya Rizal)

Berita Terkini

To Top