Berantas Korupsi

Bando Dituntut 2 Tahun Penjara

CamkohaNews – Mantan orang nomor 1 di Kepahiang Bando Amin dituntut Jaksa Penuntut Umum Kejari Kepahiang hukuman 2 tahun penjara, dan pencabutan hak politik selama 5 tahun dalam perkara dugaan korupsi pembelian lahan untuk pembangunan gedung TIC ( Tourist Information Center ) pada tahun 2015 lalu.

Selain Bando, Syamsu Yahelmi selaku KPA dituntut 2,6 tahun dan Safuan pemilik tanah 2 tahun dengan permintaan yang sama, yaitu pencabutan hak politik.

Bando Amin mengatakan dirinya menjadi korban politik, agar tidak mencalonkan diri lagi.

“Permasalahan ini sebenarnya sengaja diungkit oleh oknum untuk mencari kesalahan saya, apalagi dalam perkara ini tidak ada sama sekali kerugian negara,” tegas Bando Amin usai mendengarkan tuntutan yang disampaikan JPU.

Bando meminta seharusnya jaksa melakukan audit dengan menilai harga saat ini, bukan pada saat pembelian.

“Contoh, masa orang beli tanah harga Rp 10 juta, terus beberapa tahun kemudian dijual dengan harga yang sama, kan mustahil,” pungkas Bando Amin.

Widya Timur dan Julita selaku Kuasa Hukum Bando Amin, mengatakan dalam pasal 3 junto 55, seharusnya Jaksa menyeret PPTK dan Bendahara, karena dalam proses pembelian lahan ini KPA bekerja sama dengan kedua orang tersebut.

Sementara Bando Amin hanya menandatangani SK, dan seluruh proses pekerjaan tidak diketahui Bando Amin.

(Agus Faizar)

Berita Terkini

To Top