Lebong

Anak Korban Ingin Menghafal Doa Sholat Jenazah

Anak salah seorang korban menunjukkan salah satu foto kenangan korban sebelum insiden maut Kamis sore.

CamkohaNews – Rumah almarhum Suharjo di desa Tanjung Agung, Jumat (12/5) siang masih ramai dikunjungi sanak famili. Suharjo tewas dalam tragedi tambang Kamis sore.

(Baca juga: Tunjangan Perumahan Dewan Kota Dilapor ke BPK)

Peristiwa ini tentu saja membuat keluarga merasakan kedukaan mendalam. Namun, tidak ada yang bisa diperbuat, selain mengikhlaskan kepergian almarhum menghadap sang ilahi.

Meski cukup mengagetkan, namun sebelum peristiwa ini keluarga korban merasakan beberapa keanehan. Anak almarhum, Deri Haryanando yang bekerja sebagai Satpam di kampus UNIB, mengaku merasa ada yang ganjil dua hari sebelum kejadian.

Ketika itu Deri begitu ingin menghafal doa sholat jenazah. Belum pernah sebelumnya Deri merasakan keinginan yang begitu besar menghafal doa sholat jenazah tersebut.

Tidak hanya itu, sehari sebelum kejadian atau pada hari Rabu, Deri juga merasakan keinginan yang begitu kuat untuk pulang ke desanya di Lebong. Padahal baru dua minggu Deri tidak pulang ke desa.

Selain Deri, firasat lainnya dirasakan adik almarhum, Masman Effendi. Sebelum berangkat ke lokasi tambang, Suharjo sempat meminta rokok kepada Masman.

Sambil mengambil dua batang rokok, almarhum berujar, itu adalah kali terakhirnya dia meminta rokok kepada Masman. Setelah mengambil dua batang rokok tersebut, almarhum pun langsung berangkat ke lokasi tambang.

Suharjo dipanggil sang kuasa dengan meninggalkan seorang istri, lima orang anak dan dua orang cucu. Suharjo sendiri anak keempat dari tujuh saudara.

Suharjo meninggal dunia lantaran diduga keracunan asap genset. Dia tewas bersama Brigpol Nopeke, yang bertindak sebagai pemodal tambang serta menyiapkan seluruh peralatan tambang.

(Beni Septiadi)

Berita Terkini

To Top