Bengkulu Selatan

Dua Kada Terjerat OTT dari Tangan Istri

Heni yang diamankan KPK bersama Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud bersama 2 orang lainnya.

CamkohaNews – Kasus OTT KPK terhadap Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud mengingatkan dengan kasus Gubernur non aktif Ridwan Mukti. Dua kepala daerah ini ikut terseret operasi tangkap tangan dari tangan sang istri.

Darikronlogis OTT KPK Dirwan Mahmud, uang yang jumlahnya lebih dari Rp 100 juta diberikan seseorang berinisial J-J yang merupakan seorang toke kelapa sawit serta kontraktor.

Ketika itu J-J datang ke rumah pribadi bupatiJalan Gerak Alam Kota Manna ditemani W-A yang merupakan seorang ASN yang disebut keponakan bupati.

Uang tersebut lantas diterima istri kedua Bupati Dirwan Mahmud yang berinisial H-E. Ketika uang itu sudah diterima H-E, beberapa anggota KPK langsung masuk ke dalam rumah dan mengamankan H-E serta J-J, W-A dan Bupati Dirwan Mahmud.

OTT ini mirip dengan kasus Ridwan Mukti. Ketika itu, uang dari kontraktor Riko Diansari alias Riko Can diterima Lily Maddari yang merupakan istri Ridwan Mukti.

OTT kali ini seakan-akan menguatkan anggapan umum jika istri kepala daerah terlalu banyak terlibat dalam urusan pemerintahan.

Berita Terkini

To Top