Berantas Korupsi

3 PNS PU Provinsi Akui Terima Rp 100 Juta dari Jhoni Wijaya

CamkohaNews – Dalam sidang lanjutan terhadap terdakwa Ridwan Mukti, Lily Martianj Maddari dan Rico Diansar, Tim JPU KPK menghadirkan 5 orang saksi di pengadilan Tipikor Bengkulu pada Kamis 9 November 2017.

Kelima saksi yang dihadirkan adalah :

  1. Sudoto, mantan Plt Sekda Prov Bengkulu
  2. Kusnadi, Kepala ULP Pemprov Bengkulu
  3. Ari Satrio Nugroho, PPTK PNS Dinas PUPR Bengkulu
  4. Meriyanto, PPTK proyek Jhoni Wijaya
  5. Novan Alexander, PNS Dinas PUPR Bengkulu

Dihadapan majelis hakim, 3 orang PNS PUPR Ari Satrio Nugroho, Meriyanto dan Novan Alexander mengaku mendapat uang Rp 100 juta dari Jhoni Wijaya Kepala Perwakilan PT. SMS Cabang Bengkulu.

3 PNS PUPR ini mengaku meminjam uang tersebut karena terdesak kebutuhan jelang lebaran.

Uang 100 juta diambil oleh Meriyanto dari Jhoni Wijaya di daerah Jitra dan kemudian langsung diserahkan kepada Novan Alexander di Kantor PUPR. Ari dan Meri mengaku menerima Rp 25 juta, sementara Novan 50 Rp juta.

Ketiga saksi yang juga menjadi PPTK dalam proyek pembangunan jalan yang dimenangkan oleh Jhoni mengaku baru pertama kali meminjam uang kepada kontraktor.

“Awalnya kami bertiga berniat meminjam Rp 200 juta,” ucap Novan Alexander.

Uang tersebut rencananya akan dikembalikan ketika telah mendapat jatah dari pihak kontraktor.

Agus Faizar

Berita Terkini

To Top