Seluma

3.000 Ha Sawah Terancam Gagal Tanam

CamkohaNews – Sepanjang 2 meter saluran irigasi di Desa Maras Tengah Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM) baru diketahui jebol akibat banjir belum lama ini yang terjadi di wilayah Kecamatan Semidang Alas Maras, berimbas terhadap pada 3.000 Hektare sawah yang berada di 8 desa diwilayah Semidang Alas Maras yakni Desa Rimbo Besar, Maras Tengah, Talang Beringin, Karang Anyar, Talang Alai, Talang Kemang dan Desa Padang Peri.

Akibat jebolnya saliran irigasi ini, pasokan air yang seharusnya mengalir disaluran irigasi yang melewati 8 desa ini terbuang ke lahan warga.

Hasan (45) salah seorang petani warga Desa Rimbo Besar Kecamatan Semidang Alas Maras mengatakan, saluran irigasi ini jebol saat terjadi banjir besar pada 30 Agustus 2018 lalu, lantaran debit air yang masuk ke saluran irigasi telah melebihi kapasitas, sehingga dinding siring irigasi diduga tidak mampu menahan derasnya luapan air karena tidak berfungsinya pintu irigasi.

“ini gara-gara pas banjir, airnya sangat besar yang masuk kesiring karena pintu air irigasi tidak berfungs, jadinya dinding irigasi tidak mampu menahan luapan air hingga jebol seperti ini” terang Hasan.

Sementara itu, Kades Rimbo Besar Yapferin mengharapkan pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) 7 Bengkulu, melalui Pemeritah Kabupaten Seluma, untuk segera memperbaiki saluran irigasi yang jebol ini. Lantaran saat ini telah memasuki musim tanam, dan 3000 Hektare sawah yang ada di 8 desa ini tergantung pada irigasi ini untuk mengairi sawah masyarakat.

“Awal September ini kan seharusnya sudah kita masuk musim tanam, tapi karena irigasi jebol, petani di 8 desa ini belum bisa melanjutkan tanam padi di sawahnya. Kami berharap irigasi ini segera diperbaiki, agar air bisa kembali mengairi sawah masyarakat,” harap Yapferin, Kades Rimbo Besar.

(Hari Adiyono)

Most Popular

To Top